0 menit baca 0 %

Kasubbag TU Gesa Pembentukan PTSP

Ringkasan: Bengkalis (Inmas)- Sudah menjadi keharusan bagi setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis melaksanakan apel pagi sebagai salah satu kewajiban abdi negara yang mengamalkan lima nilai budaya kerja Kementerian Agama.

Bengkalis (Inmas)- Sudah menjadi keharusan bagi setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis melaksanakan apel pagi sebagai salah satu kewajiban abdi negara yang mengamalkan lima nilai budaya kerja Kementerian Agama. Pagi ini Senin (04/03) seluruh pejabat dan pegawai Kantor Kemenag Bengkalis, dengan khitmat mengikuti upacara apel pagi, bertempat di halaman Kantor Kemenag Bengkalis.

 

Dalam kesempatan tersebut yang bertindak sebagai pembina apel, Kepala Subbag Tata Usaha Dr H Carles MA, didampingi  seluruh Kepala Seksi dan Penyelenggara, Kepala KUA Bengkalis dan pengawas serta diikuti oleh seluruh pegawai Kantor Kementerian Agama Bengkalis dan pegawai Kantor KUA Kecamatan Bengkalis.

 

Dalam arahannya H Carles menggesa kepada seluruh Kepala Seksi dan Penyelenggara serta ASN di lingkungan Kemenag Bengkalis untuk memberikan pemikiran dan ide-ide terkait pembentukan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) di Kantor Kemenag Bengkalis. Karna program PTSP ini merupakan salah satu upaya Kementerian Agama, agar masyarakat sebagai umat beragama mendapat pelayanan yang semakin mudah dan semakin cepat.

 

Menurutnya, PTSP disiapkan sebagai ruang publik yang akan mengurus beragam pengajuan perizinan, informasi seputar bantuan dan beasiswa, termasuk juga layanan haji serta layanan aduan masyarakat. Pemberian layanan didasarkan pada Standar Operasional Prosedur (SOP) serta jangka waktu pelayanan yang jelas. Pengelolaannya juga akan mengacu pada standar mutu pelayanan prima.

 

“Nantinya masyarakat akan lebih mudah mengakses tidak hanya informasi, tetapi juga berbagai pelayanan yang mereka harapkan dan butuhkan. PTSP ini merupakan upaya Kemenag mendekatkan pelayanan di tengah tengah masyarakat” harap H Carles.

 

Di era saat ini, bahwa masyarakat semakin dinamis, semakin memerlukan pelayanan yang cepat, transparan dan akuntabel. Seluruh layanan keagamaan harus cepat, mudah, murah, transparan dan akuntabel, PTSP diharapkan menjadi jawaban bagi masyarakat. (tfk)