Pelalawan (Humas) - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pelalawan yang diwakili Kasubbag Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pelalawan Drs.H. Syahrul Mauludi, MA menghadiri acara Halal bil Halal Keluarga Besar Yayasan Pendidikan Islam Al Qasimiyah beserta Peletakan Batu Pertama Pembangunan Mushalla Yayasan Al Qasimiyah yang lebih resprentatif dari bangunan sebelumnya yang sudah ada. Acara Halal bil Halal dilaksanakan di gedung serba guna Yayasan Al Qasimiyah Kelurahan Sorek 1 Kecamatan Pangkalan Kuras. Tampak hadir Pembina Yayasan Al Qasimiyah beserta Jajaran pengurus, Kepala MA Al Qasimiyah H. Muhammad S.PdI, M.PdI, Kepala MTs Al Qasimyah Dra. Rosdiana, Camat Pangkalan Kuras, Kapolsek Pangkalan Kuras, Danramil Pangkalan Kuras, Orang Tua Siswa MTTs/MA Al Qasimiyah serta wali murid.
Dalam arahan acara Drs.H. Syahrul Mauludi mengungkapkan Pengembangan kualitas pendidikan pada umumnya dan pendidikan agama pada khususnya, dewasa ini, menempati peran sangat penting dan strategis bagi kelangsungan kehidupan bangsa Indonesia. Hal ini karena, tinggi rendahnya kualitas pendidikan, terutama pendidikan agama, menjadi titik penentu kualitas nasib bangsa kita di masa datang. Tinggi rendahnya kualitas bangsa kita di masa depan, sangat tergantung pada derajat keberhasilan penyelenggaraan pendidikan agama itu sendiri. Dalam kaitannya dengan posisi peran dan fungsi pendidikan agama ini, saya melihat ada beberapa kondisi yang menjadi latar belakang mengapa pendidikan agama memerankan fungsi yang sangat penting, strategis, dan menentukan keberlangsungan bangsa kita di masa depan. Dari sisi sosial budaya, dampak negatif sosial-budaya dan globalisasi Bangsa Indonesia mengalami berbagai kerusakan tatanan kehidupan masyarakat. Kita semua menyaksikan betapa kondisi moralitas bangsa kita, terutama pada beberapa dasa warsa terakhir, sangat memprihatinkan.
Tingginya praktek penyimpangan, KKN, maraknya pornografi, pornoaksi, pergaulan seks bebas, meluasnya penyalahgunaan obat-obat terlarang; menurunnya wibawa hukum dan kedisiplinan; merebaknya perjudian; tingginya angka kriminalitas, dan prilaku takbermoral lainnya merupakan fakta sosial yang kian fenomenal dan semakin sulit di atasi. bahkan Indonesia berdasarkan penelitian termasuk negara yang tertinggi di Asia yang melakukan praktek aborsi ilegal yang disebabkan pergaulan bebas generasi muda. Oleh karena itulah, apa pun bentuk upaya pengembangan dan peningkatan kualitas keagamaan baik melalui pembelajaran di sekolah atau di luar sekolah menjadi sangat penting dalam upayanya mencegah, mengurangi, atau memperbaiki tatanan kehidupan dalam masyarakat.
Saya yakin bahwa setinggi apa pun prestasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang dapat dicapai tetapi tanpa diimbangi kualitas moral dan pengamalan nilai keagamaan yang memadai, maka justru akan dapat merusak tatatan kehidupan masyarakat itu sendiri. Dengan kata lain, pengembangan iptek tanpa pengembangan moralitas atau nilai agama, maka akan dapat melahirkan barbarisme ilmiah, suatu kejahatan ilmu pengetahuan yang akan menghancurkan umat manusia itu sendiri.
Tambah beliau ada 4 hal keberhasilan dalam mendidik anak yang pertama, berhasil menciptakan generasi yang selamat Dunia, yang Kedua Generasi Selamat Akhiratnya, Kategori ketiga Generasi yang Tidak selamat Dunia dan juga tidak Selamat akhirat, serta yang keempat generasi yang selamat Dunia dan akhirat. Sudah tentu semua orang tua menginginkan anaknya menjadi generasi yang keempat untuk itu mari kita didik anak kita dengan memberikan pendidikan yang seimbang antara pendidikan dunia dan akhirat, menempatkan anak di Madrasah Al Qasimiyah merupakan pilihan tepat untuk menjawab persoalan tersebut. Apalagi Yayasan Al Qasimiyah merupakan lembaga pendidikan Agama Islam yang akfif di tingkat Kabupaten Pelalawan, ini prestasi yang membagakan khususnya untuk Kecamatan Pangkalan Kuras.” Ujar beliau (AA)