0 menit baca 0 %

Kasubbag dan Tim Inmas Besuk Kakankemenag Meranti di RS Prima

Ringkasan: Riau (Inmas)- Tidaklah sebuah musibah yang menimpa seorang muslim seperti penyakit, kegelisahan, kesedihan bahkan terkena duri sekalipun, kecuali Allah telah gugurkan dosa-dosa (kecilnya) dengan musibah tersebut. (Muttafaq Alahi).Menurut Kasubbag Inmas Kanwil Kemenag Riau, Dedi Sahrul S Kom M SI, sa...

Riau (Inmas)- “Tidaklah sebuah musibah yang menimpa seorang muslim seperti penyakit, kegelisahan, kesedihan bahkan terkena duri sekalipun, kecuali Allah telah gugurkan dosa-dosa (kecilnya) dengan musibah tersebut.” (Muttafaq ‘Alahi).

Menurut Kasubbag Inmas Kanwil Kemenag Riau, Dedi Sahrul S Kom M SI, saat membesuk Kakankemenag Kabupaten Kepulauan Meranti yang juga merupakan mantan Kasubbag Inmas Kanwil Kemenag Riau Drs H Darwison MA, Rabu (13/2/2019) di Rumah Sakit Prima Pekanbaru menyebutkan, qadha dari Allah merupakan instrumen pembersih hati dari noda-noda dosa dan kelalaian yang barangkali pernah dilakukan oleh seorang hamba. Untuk itu, rasa sakit harus dihadapi dengan sabar dan iklas.

“Pahit getirnya takdir Allah hanyalah sarana mengingatkan, agar hamba-Nya sadar akan hakikat keberadaannya di dunia. Begitu juga dengan kondisi. Seluruh keputusan yang telah ditetapkan oleh Allah untuk para hamba-Nya, sesungguhnya mengandung banyak kebaikan untuk mereka walaupun dalam realitanya terlihat tidak menyenangkan. Seperti yang dialami Saudara kita Pak Darwison, semoga dengan sakit yang Allah beri akan semakin mendekatkan diri kita semua kepada Allah SWT. Semoga pak Darwison diberi kesabaran dan segera diangkat segala penyakitnya oleh Allah, aamiin…,” ungkapnya. “Apalagi tadi, Pak Darwison kondisinya sudah jauh lebih baik, bisa berbicara dan tersenyum menyambut kedatangan tim Inmas,” tambahnya.

Kunjungan Kasubbag Inmas bersama Tim Inmas ke Rumah Sakit Prima disambut oleh Istri dan keluarga Darwison. Dari informasi Delfialis Darwison, untuk kondisi sang suami saat ini sudah mulai membaik dan panas badan sudah jauh menurun.

“Alhamdulillah kondisi bapak sudah lumayan membaik pasca dirawat di Rumah Sakit Prima 10 hari yang lalu. Dari keterangan dokter, selain magh akut, bapak juga menderita batu empedu dan batuk-batuk.  Saat ini panasnya sudah rendah, dan dokter mengatakan bapak juga terkena campak, dan saat ini sedang dalam masa pengobatan,” ungkap Delfialis seraya mengucapkan terimakasih atas kunjungan dan doa keluarga besar Kemenag se Provinsi Riau atas kesembuhan sang suami. “Terimakasih atas doa-doa bapak/ ibu, semoga bapak cepat sembuh dan dapat kembali menjalankan tugasnya dimasyarakat, aamiin…,” harapnya. (mus/ tim inmas)