0 menit baca 0 %

Kasi Pondok Pesantren Kemenag Riau Ikuti Launching Rangkaian Peringatan Hari Santri tahun 2019

Ringkasan: Jakarta (Inmas) Kasi Pondok Pesantren pada Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau Dr. H. M. Fakhri mengikuti  Launching Rangkaian Peringatan Hari Santri tahun 2019 di Auditorium HM. Rasjidi Kementerian Agama, Jakarta.Kegiatan yang mengambil tema s...

Jakarta (Inmas) – Kasi Pondok Pesantren pada Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau Dr. H. M. Fakhri mengikuti  Launching Rangkaian Peringatan Hari Santri tahun 2019 di Auditorium HM. Rasjidi Kementerian Agama, Jakarta.

Kegiatan yang mengambil tema “santri Indonesia untuk Perdamaian Dunia” dibuka oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin yang didampingi Wakil Menteri Luar Negeri AM. Fachir dan Dirjen Pendidikan Islam Kamaruddin Amin ditandai dengan pemukulan Gong pada Kamis (19/9/19).

Tampak hadir, sejumlah perwakilan Kedutaan Besar negara sahabat untuk Indonesia, pengasuh pesantren, utusan ormas Islam, serta para santri.

Menag menjelaskan bahwa Peringatan Hari Santri pada hakikatnya adalah upaya mengajak masyarakat kembali kepada esensi ajaran Islam sesungguhnya. Bagaimana agar kedamaian, kasih sayang, rahmah, mampu kita sebarluaskan ke sebanyak di lingkungan kita.

Mengambil tema perdamaian dalam peringatan Hari Santri 2019 merupakan respon atas terpilihnya Indonesia sebagai salah satu anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB tahun 2019-2020 bersama 4 negara lainnya yakni, Jerman, Republik Dominika, Belgia, dan Afrika Selatan.

Pada kesempatan lounching ini, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin berkesempatan membacakan Narasi Perdamaian. Berikut Narasi Perdamaian Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin

Setiap agama, mengajarkan hal yang sama

Bahwa pada diri setiap manusia, Tuhan menitipkan bagian yang ada pada diri nya,

ke dalam diri setiap anak manusia

Wa nafakhtu fiihi min ruhii

Itulah mengapa, sebesar, sekeras, setajam apapun perbedaan antarkita

Tak bisa dijadikan alasan untuk kita saling merendahkan saling membenci,

dan saling meniadakan eksistensi sesama kita

Bukan hanya semata karena kita sesama saudara, sesama umat manusia,

tapi karena ada bagian dari tuhan yang ada pada diri setiap anak manusia

yang harus kita muliakan

Maka marilah kita senantiasa menebarkan kedamaian,

kepada siapapun, dimanapun dan kapan pun…

Adapun rangkaian acara Peringatan Hari Santri yang akan dilaksanakan tahun ini adalah Santri Millennial Competitions, Kopdar Akbar Santrinet Nusantara, Muktamar Pemikiran Santri Nusantara, Malam Kebudayaan Pesantren, Roan Akbar, Parade Santri Cinta Damai, Malam Puncak Santriversary 21 Oktober, dan Upacara Bendera saat Hari Santri pada 22 Oktober 2019. (ana/fkr/rsdy)