Siak (Inmas) – Rabu, (18/10/17), “dalam beberapa minggu ke depan, Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak akan mensosialisakan tentang perhajian kepada masyarakat. Hal ini untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat sejak dini tentang perhajian, khususnya permasalahan mengenai kesiapan di dalam menjalankan ibadah haji”, demikian disampaikan oleh Kepala Seksi PHU Kankemenag Siak, H. Muhyaruddin Matondang, S.Ag.
Sebagaimana terselenggaranya pelaksanaan haji pada musim haji beberapa waktu yang lalu, Kasi PHU Kankemenag Siak mengevaluasi tentang permasalahan kesiapan Calon Jama’ah Haji (CJH) terutama dari segi kesehatan. “menjadi evaluasi bersama kemaren di Kanwil Kemenag Riau tentang meningkatnya angka kematian yang dialami para jama’ah kita, salah satunya karena faktor kesehatan. Maka dalam sosialisasi nanti kita akan sampaikan hal-hal yang berkenaan dengan kesiapan fisik maupun spiritual”, ungkapnya.
“berdasarkan pengalaman musim haji tahun ini, ada dari jama’ah kita yang tidak pernah melihat Ka’bah dan hanya dua kali ke masjid ketika di Madinah, selebihnya dihabiskan di rumah sakit, tentu ini menjadi perhatian kita untuk mensosialisasikan kepada masyarakat, khususnya CJH tahun 2018 tentang pentingnya kesehatan dalam pelaksanaan ibadah haji”.
Pada musim haji tahun 2017 ini, total Jama’ah yang berangkat asal Kabupaten Siak berjumlah 260 jama’ah. Dari 260 orang dibagi ke dalam dua gelombang. Gelombang pertama yang berangkat dengan kloter 6 berjumlah 252 jama’ah, dan gelombang kedua berangkat dengan kloter 26 berjumlah 7 Jama’ah + 1 mutasi masuk. Sedangkan estimasi data sementara sampai saat ini jumlah CJH Kabupaten Siak yang berangkat untuk tahun 2018 nanti berjumlah 237 orang, data ini akan terus berubah ke depannya. (Hd)