Bengkalis
(Inmas) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis diwakili Kepala Seksi
Pendidikan Madrasah Drs H Khaidir menghadiri acara perpisahan siswa kelas IX
Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al Khairiyah Desa Pambang Baru Kecamatan Bantan
Bengkalis, pada Selasa (30/04/2019) pagi.
Kasi
Penmad dalam sambutannya menjelaskan tentang eksistensi Kementerian Agama
sebagai salah satu lembaga resmi pemerintah setelah Kementerian Pendidikan
Nasional dan Dinas Pendidikan di daerah, yang juga mengelola dunia pendidikan,
sebagai bentuk pelayanan publik. Dinas Pendidikan yang notabenenya mengelola
pendidikan secara utuh, sedangkan Kemenag tidak sepenuhnya mengurus tentang
pendidikan. “Di Kemenag, porsi untuk pelayanan pendidikan madrasah dan pondok
pesantren tersebut 80 persen, dan sisanya 20 persen untuk pelayanan haji, bimas
dan pelayanan lainnya”.
“Sementara
itu, pendidikan madrasah yang dikelola oleh Kementerian Agama Bengkalis dibagi
menjadi dua, yaitu madrasah non formal yang meliputi Madrasah Diniyah
Takmiliyah Awaliyah (MDTA), pendidikan al Quran serta pendidikan keagamaan
Islam lainnya, dan madrasah formal yang meliputi Raudlatul Athfal (RA),
Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsnawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA)”
jelas Kasi Penmad.
Selanjutnya
H Khaidir berpesan agar kedepan madrasah menjadi pilihan bagi orang tua untuk
menyekolahkan anak-anaknya, sesuai dengan semboyan “lebih Baik Madrasah dan
Madrasah lebih Baik”. Seiring dengan perkembangan teknologi informasi serta
globalisasi yang semakin maju dan membawa dampak bagi kehidupan masyarakat,
madrasah diharapkan bisa menjadi harapan umat untuk membentuk generasi yang
berakhlakul karimah yang mampu menjawab tantangan zaman serta menjadi benteng
runtuhnya moral.
Tampak
hadir pada acara tersebut, Kepala MTs Al Khairiyah Sumiati SPdI, Ketua Yayasan
Jamaluddin, Ketua Komite, Kepala Desa Pambang Baru dan Kepala Desa Pambang
Pesisir, majelis guru serta staf administrasi MTs Al Khairiyah, orang tua wali
murid kelas IX dan undangan lainnya.
Masih dalam rangkaian acara
perpisahan tersebut, diisi dengan kegiatan siraman rohani dalam rangka
menyambut datangnya bulan suci Ramadhan tahun 1440 H, yang disampaikan oleh ustadz
Muhammad Syafii. Kegiatan ini berjalan dengan khitmat, dan pada akhir acara
dilaksanakan salam-salaman antara majelis guru dan undangan dengan para siswa
kelas IX yang diikuti oleh wali murid. (tfk)