Rokan Hilir (inmas) - Kankemenag Rokan Hilir Melalui Seksi Pendidikan Madrasah menggelar rapat persiapan Wisuda Akbar II santri Raudlatul Athfal (RA) se Kabupaten Rokan Hilir di Aula Kantor Kemenag, Kamis (8/2).
Hadir pada rapat tersebut Kakan Kemenag Rokan Hilir H. Aguatiar, Kasi Penmad H. Naini, Kepala-kepala RA dan sebagian majelis guru RA. Dari 121 RA yang ada di Kabupaten Rokan Hilir, hampir 100 Kepala RA yang bisa hadir pada rapat tersebut.
Sebelum memasuki pembahasan, para peserta rapat terlebih dahulu mendengarkan paparan dari Kakan Kemenag Rokan Hilir H. Agustiar. Dalam paparannya Kakan Kemenag menyampaikan bahwa, wisuda yang akan dilaksanakan ini adalah wisuda akbar kedua. Tahun lalu ditempat yang sama Hotel Bintang Mulia Bagan Batu, pelaksanaan wusuda akbar perdana sangat sukses, meriah dan mengesankan. Akbar itu artinya besar, maka kita harus mempersiapkan segala sesuatunya dengan maksimal dan optimal. "Jangan sampai akbar acara yang diidamkan sementara usaha persiapannya ashghor fan hasilnya menurun dari tahun kemarin," canda H. Agus.
Lebih lanjut H. Agus menjelaskan, rencana wisuda akbar II santri RA ini, kalau memang ada kesemangatan diantara kepala-kepala, guru-guru dan wali santri, kamipun ikut antusias dan mudah -mudahan berkesinambungan. "Karena kegiatan ini dari kita, oleh kita dan untuk kita, mudah-mudahan Allah SWT meridhoi dan menjadikan RA sebagai wadah pendidikan usia dini yang manfaatnya akan dapat dirasakan dimasa yang akan datang," harap H. Agus.
Usai arahan Kakan Kemenag Rokan Hilir, Kasi Penmad H. Naini memimpin langsung jalannya rapat. Kurang lebih 3,5 jam pembahasan dalam rapat berlangsung. Mulai dari pembentukan panitia, penentuan hari pelaksanaan, pembahasan teknik pelaksanaan wisuda, perlengkapan, akomodasi, transportasi, dll.
Keesokan harinya hasil rapat diedarkan kepada seluruh RA se Kab. Rokan Hilir. Isi surat edaran tersebut ; wisuda akbar II RA se Kab. Rokan Hilir akan dilaksanakan pada hari Sabtu, 5 Mei 2018 di Hotel Bintang Mulia Bagan Batu Kec. Bagan Sinembah. Setiap RA yang akan mengikutkan para santrinya wisuda, agar mendaftarkan terlebih dahulu dengan ketentuan sebagai berikut; santri yang diikut wisuda maksimal 10 anak; jika santri RA yang tamat kurang dari 10 orang, maka harus didaftarkan semua; jika santri yang tamat antara 10 – 15 orang maka boleh didaftarkan semua. Pendaftaran mulai tanggal 12 Februari sampai dengan 16 April 2018. Selain keputusan di atas, rapat juga menyepakati Ibu Metika Dewi Sari sebagai ketua panitia.
Diakhir rapat, sebelum acara ditutup, para peserta rapat mendengarkan closing statement dari Kasi Penmad H. Naini. "Saya merasa bangga dengan semangat dan antusias ibu-ibu dan bapak-bapak dengan wisuda akbar kedua II ini. Namun kita jangan sampai hanya semangat dalam hal-hal yang ceremonial saja. Kita juga harus meningkatkan kualitas santri RA. Diantara yang ingin saya gagas adalah keinginan untuk melaksanakan kegiatan tahunan yang bisa menunjukan kualitas/prestasi santri RA. Seperti yang sudah rutin dilaksanakan oleh Madrasah, seperti adanya AKSIOMA atau KSM," ungkapnya.
Lebih lanjut mengatakan, pada zaman yang serba canggih ini, kemerosotan moral anak didik sudah sangat memprihatinkan. Mereka terlena dengan teknologi yang seharusnya membawa mereka kearah yang membuat mereka mampu menaklukkan dunia tapi jika tidak diiringi dengan nilai-nilai moral maka mereka akan terjerumus sehingga merekalah yang di taklukkan oleh dunia. Maka solusi dari semua itu adalah kita ajak para orang tua agar memasukkan anak-anaknya di RA sebagai upaya penanaman moral sejak dini, yang mempunyai integritas dunia dan akhirat.”, pungkasnya. (Nsh)