0 menit baca 0 %

Kasi Penmad Kemenag Rohil Apresiasi Rakornas Pendis Tahun 2018

Ringkasan: Rokan Hilir (inmas)- Kasi Penmad Kemenag Rokan Hilir selama kurang lebih 4 hari melaksanakan tugas Dinas Luar (DL), mengikuti sebuah kegiatan di Jakarta. Pasalnya Direktorat Jenderal Pendidikan Islam selama hari itu menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pendidikan Islam Tahun 2018 selama 3...

Rokan Hilir (inmas)- Kasi Penmad Kemenag Rokan Hilir selama kurang lebih 4 hari melaksanakan tugas Dinas Luar (DL), mengikuti sebuah kegiatan di Jakarta. Pasalnya Direktorat Jenderal Pendidikan Islam selama hari itu menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pendidikan Islam Tahun 2018 selama 3 hari mulai Rabu - Jumat 14-16 Maret di Hotel Mercure, Ancol Jakarta. Rakornas yang dibuka oleh Menteri Agama RI Lukman Hakim Syaifuddin ini dihadiri oleh para direktur dan sekretaris serta pejabat eselon III dan IV di lingkup Ditjen Pendis, para kepala kantor Kemenag Kabupaten/Kota seluruh Indonesia, Kepala Biro UAK UIN/IAIN, para Kabag TU pada STAIN.

Informasi Humas (inmas) Kankemenag Rohil memang tidak ikut mendampingi Kasi Penmad untuk meliput kegiatan tersebut. Namun via cellular/ HP informasi mudah dicari dan digali. Saat dihubungi inmas Kemenag Rohil melalui sambungan handphone Jumat (16/3/2018) Kasi Penmad Drs. H. Naini, M.Pd.I menginformasikan mengapreaiasi acara ini dan menilai sangat penting untuk melihat dan memahami arah kebijakan Pendidikan Islam Kementerian Agama. Beberapa poin penting arahan Menag Lukman Hakim Syaifuddin ketika membuka rakornas ini menjadi catatan Kasi Penmad Kemenag Rohil. Antara lain perlunya penataan madrasah baik negeri maupun swasta agar kondisi madrasah bisa lebih baik terutama madrasah swasta.

Pendidikan madrasah sedapat mungkin membumikan nilai-nilai ketuhanan sehingga peserta didik memiliki akhlak sebagai benteng menghadapi arus globalisasi seperti sekarang ini. Menag juga meminta pendidikan Islam mengajarkan dan memberikan pemahaman tentang moderasi Islam dimana seluruh aktivitas diarahkan dan digerakkan melalui pendidikan Islam.

Lebih jauh H. Naini menyampaikan pesan Menag agar seluruh ASN Kemenag termasuk Kemenag Rohil adalah orang pilihan yang dipilih oleh negara dan Tuhan. Oleh karena itu ASN Kemenag harus memberikan pelayanan bukan hanya sesama ASN tetapi kepada seluruh lapisan masyarakat yang kenyataannya memang membutuhkan pelayanan. Salah satu hal mendasar berkaitan dengan pelayanan adalah penguatan aspek data. Karena dengan data yang tersedia dan tervalidasi bisa menjadi acuan dalam penyusunan program yang lebih baik.

Lebih jauh H. Naini menyampaikan sambutan Menteri Agama, bahwa rakornas ini salah satu tujuannya adalah untuk menyamakan persepsi kesamaan pandang terkait program yang akan dilaksanakan di tahun 2018 yang terkait pendidikan Islam.

“Juga sebagai forum meneguhkan dan menegaskan bahwa tiap program yang akan dilakukan, yang terkait Pendis, harus betul-betul dalam rangka tak hanya semata untuk memenuhi kebutuhan.

Setidaknya kita mengusung dua isu besar yang secara langsung jadi misi Kemenag, yaitu moderasi Islam dan memelihara kesadaran bahwa beragama pada hakikatnya berindonesia,” katanya. (Nsh)