0 menit baca 0 %

Kasi Penmad Berpesan Jadikan Guru Sebagai Pendidik

Ringkasan: Bengkalis (Inmas) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis diwakili Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Drs H Khaidir menghadiri acara serah terima siswa-siswi kelas IX Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan kelas XII Madrasah Aliyah (MA) Miftahul Ulum Desa Bantan Air Kecamatan Bantan Kabupaten Bengk...

Bengkalis (Inmas) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis diwakili Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Drs H Khaidir menghadiri acara serah terima siswa-siswi kelas IX Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan kelas XII Madrasah Aliyah (MA) Miftahul Ulum Desa Bantan Air Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis, pada Rabu (01/05/2019) pagi.

 

Dalam sambutannya Kasi Penmad mengajak kepada warga madrasah untuk mencintai dan membesarkan Kementerian Agama dimanapun berada. Salah satu caranya dengan membiasakan diri menyebut kata “madrasah” bukan “sekolah”, meskipun memiliki makna yang sama. “Madrasah itu milik kita kementerian agama, sedangkan sekolah milik Kementerian Pendidikan, kalau bukan kita siapa lagi yang akan membesarkan dan memperkenalkan madrasah kepada masyarakat”.

 

Lebih lanjut beliau menjelaskan pendidikan madrasah yang dikelola oleh Kementerian Agama dibagi menjadi dua, yaitu madrasah non formal yang meliputi Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) serta pendidikan keagamaan Islam lainnya, dan madrasah formal yang meliputi Raudlatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsnawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA).

 

Selanjutnya H Khaidir menyampaikan tentang keberhasilan Kementerian Agama, yang mana pada tahun ini MTS dan MA sudah seratus persen melaksanakan Ujian Akhir Madrasah dan Ujian Nasional dengan berbasiskan komputer, tidak menggunakan kertas dan pensil lagi. “Hal ini tentunya, dikarenakan kehebatan para kepala madrasah, guru-guru, proktor dan teknisi yang ada di madrasah, yang perlu kita hargai dan ucapkan terima kasih, ini merupakan selangkah untuk maju dan berfikirnya inovatif” ungkap beliau dengan bangga.

 

Sebelum mengakhiri sambutannya Kasi Penmad berpesan kepada majelis guru untuk bercita-cita menjadi pendidik, karna seorang pendidik akan menampakan apa yang dikerjakan hasilnya adalah keteladanan dan akhlakul karimah. Guru bukan hanya mampu memberikan pelajaran tentang materi di dalam kelas, namun guru juga harus memiliki kepribadian dan prilaku yang baik untuk diteladani oleh siswanya. Dengan demikian, akan memberikan dampak positif terhadap sikap dan prilaku siswa di madrasah.

 

Tampak hadir pada acara tersebut, Ketua Yayasan Drs H Nasuha, Kepala MA Miftahul Ulum Nasikun SPdI, Kepala MTs Miftahul Ulum Mulyono SAg, Ketua Komite MA Senan, Ketua Komite MTs Heri Suryana, Kepala Dusun Bangun Sari, Kepala MDTA Raudhotul Ulum, wali murid kelas XII MA dan kelas IX MTs serta tamu undangan lainnya. (tfk)