0 menit baca 0 %

Kasi Pendis : Tingkatkan Daya Saing Madrasah

Ringkasan: Dumai (Inmas) Kepala Seksi Pendidikan Islam Kantor Kementerian Agama Kota Dumai Drs. Sarifuddin membuka rapat pada tingkatan Madrasah Aliyah (MA) Swasta, yang dilaksanakan di Mushalla Pesantren Al Imam Abi Yazid Al Basthomiy (YAZBY) Jl. Pawang Sidik RT 005 Kelurahan Bukit Nenas Kecamatan Bukit Kapur...

Dumai (Inmas) – Kepala Seksi Pendidikan Islam Kantor Kementerian Agama Kota Dumai Drs. Sarifuddin membuka rapat pada tingkatan Madrasah Aliyah (MA) Swasta, yang dilaksanakan di Mushalla Pesantren Al Imam Abi Yazid Al Basthomiy (YAZBY) Jl. Pawang Sidik RT 005 Kelurahan Bukit Nenas Kecamatan Bukit Kapur, Selasa (03/03/2020). Kegiatan dihadiri oleh Kepala Madrasah Aliyah Swasta se-Kota Dumai.

Tujuan dari kegiatan ini adalah, membahas tentang langkah-langkah pelaksanaan ujian pada madrasah pada tingkatan Madrasah Aliyah (MA) Swasta beserta juknisnya, Penerimaan Murid Baru (PMB), dan memberikan sosialisasi, agar madrasah khususnya pada tingkatan Madrasah Aliyah Swasta untuk dapat membuat program unggulan, sehingga bisa menjadi daya tarik bagi masyarakat khususnya Kota Dumai untuk memasukan anaknya ke madrasah, tegas Kasi Pendis Kankemenag Dumai mengawali sambutannya.

Figur kepimpinan kepala madrasah, selain mampu memanajemen pendidikan dan pengelolaan keuangan yang baik, juga memiliki akhlak yang baik. Begitu juga kepala madrasah harus mampu membangun pendidikan yang memiliki delapan standar pendidikan nasional antara lain standar isi, standar proses, standar kompetensi lulusan, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan, dan standar penilaian pendidikan. Terang Drs. Sarifuddin

Bahkan, kepala madrasah juga mampu mengoperasikan digitalisasi teknologi komputer dan aplikasi jaringan internet. Saat ini, kata dia, penggunaan komputer menjadikan kewajiban yang harus dikuasai, seperti dalam proses kegiatan belajar mengajar (KBM) hingga pengisian rapor siswa menggunakan Informasi Teknologi (IT), ujarnya.

"Kami terus meningkatkan manajemen kepala madrasah dan guru untuk melaksanakan regulasi SK Dirjen Kementerian Agama Nomor 111, sehingga madrasah lebih bermartabat juga lebih hebat lagi," tutupnya. (Arief)