0 menit baca 0 %

Kasi Pendis lakukan verifikasi lapangan Izin Operasional RA Abu Hurairah Pasir Pengaraian

Ringkasan: Rokan Hulu ( Inmas ) - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu Drs. H. Syahrudin, M. Sy. melalui Kasi Pendidikan Islam H. Rusli, S.Ag. M.Sy. menyambut baik atas niat dan keinginan masyarakat untuk senantiasa mengembangkan dan memajukan pendidikan Islam di Kabupaten Rokan Hulu.

Rokan Hulu ( Inmas ) - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu Drs. H. Syahrudin, M. Sy. melalui Kasi Pendidikan Islam H. Rusli, S.Ag. M.Sy. menyambut baik atas niat dan keinginan masyarakat untuk senantiasa mengembangkan dan memajukan pendidikan Islam di Kabupaten Rokan Hulu. Hal ini ditandai dengan banyaknya pengajuan izin operasional pendirian lembaga pendidikan Islam dari masyarakat. Demikian disampaikan oleh H. Rusli saat melakukan verifikasi lapangan terkait pengajuan Izin Opersional RA Abu Hurairah oleh Yayasan Pendidikan Islam dan Dakwah At Tazkiyah Al Khairiyyah pada Selasa (20/8) di komplek Masjid Abdullah bin Umar di Jalan Lingkar Pasir Pengaraian.

Turut hadir dalam acara ini Kamela Sari Pengawas madrasah/RA,  Yezi Muhaiyeti selaku operator EMIS dan kelembagaan, Rahman Taher operator EMIS Pondok Pesantren, Ustadz Syukri Nurillah Yusuf selaku Ketua Yayasan Pendidikan Islam dan Dakwah At Tazkiyah Al Khairiyyah, Kepala dan guru RA Abu Hurairah serta siswa/i RA Abu Hurairah.

Selanjutnya Kasi Pendis H. Rusli, S.Ag. M.Sy memberikan apresiasi terhadap keberadaan Yayasan Pendidikan Islam dan Dakwah At Tazkiyah Al Khairiyyah serta mengharapkan agar segala kekurangan dapat dilengkapi agar izin operasional dapat cepat keluar.  “ Kita sangat mengapresiasi dengan  adanya keberadaan  Yayasan Pendidikan Islam dan Dakwah At Tazkiyah Al Khairiyyah ini dan kita juga berharap segala bentuk kekurangan izin operasional segera cepat keluar sehingga tidak menghambat segala sesuatu yang berhubungan dengan hak - hak siswa RA tersebut, Apalagi yayasan ini ke depan bercita-cita mendirikan Pondok Pesantren Diniyah Salafiyah Ula dan Wustha diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat dalam memilih lembaga pendidikan Islam”, Ujar Kasi Pendis tersebut.***(Eel)