Siak (Inmas) – Senin, (12/11), Kepala Seksi Pendidikan Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak, Resman Junaidi, S.HI didampingi Pengawas Madrasah, Drs. H. Muhammad Rifa’I dan Dian Pauza, S.Sos selaku Staf Pendis melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Kecamatan Dayun dalam rangka memantapkan pelaksanaan Musabaqah Qiro’atul Kutub (MQK) tingkat Kabupaten Siak tahun 2018 yang nanti akan dilaksanakan mulai tanggal 21 s/d 24 November mendatang.
Kunjungan pihak Kankemenag Siak ini diterima di Pendopo oleh Pimpinan Ponpes Bahrul Ulum, Kyai Hanafi, Pimpinan Ponpes Bustanul Ulum, Kyai Imam Ahmadi dan para Ustadz dan majelis guru lainnya. Resman Junaidi menyampaikan bahwa kunjungan ini selain ingin sowan kepada para kyai dan ustadz, juga dalam rangka melihat kesiapan pelaksanaan MQK di pondok pesantren tersebut. “Insya’Allah kita akan terus bangun komunikasi yang intens agar semakin matang persiapan ini. Sehingga harapan kita nanti saat pelaksanaannya, MQK tahun ini dapat berjalan dengan sukses tanpa kendala apapun”, harapnya.
Sebelumnya, sebagaimana dijelaskan oleh Ketua Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Kabupaten Siak, Drs. Khairul Akhyar bahwa urgensi dari pelaksanaan MQK ini, khususnya bagi kalangan Pondok Pesantren adalah untuk mendorong santri untuk mencintai Kutub at-Turats. Dalam sejarah di Indonesia,  “Bagi saya, program MQK adalah salah satu instrumen untuk mendorong dan meningkatkan kecintaan para santri kepada kitab-kitab rujukan berbahasa arab (kutub at-turats), serta meningkatkan kemampuan santri dalam melakukan kajian dan pendalaman ilmu-ilmu agama Islam dari sumber kitab-kitab berbahasa Arab”, ujarnya.
“Selain itu, MQ ini juga bertujuan untuk menjalin silahturahim antar pondok pesantren dalam rangka terwujudnya persatuan dan kesatuan bangsa. Meningkatkan peran pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam dalam mencetak kader ulama dan tokoh masyarakat di masa depan”, tambahnya. (Hd)