0 menit baca 0 %

Kasi Pendis KanKemenag Siak Sosialisasikan Program Education Managament Information System (EMIS) pada Seluruh MDTA Se-Kabupaten Siak

Ringkasan: Siak (Inmas) Program Emis merupakan sistem informasi yang dikembangkan oleh Kementerian Agama untuk memudahkan input data Sekolah, Pondok Pesantren dan Pendidikan Tinggi Islam. Dengan adanya sistem yang dikembangkan tersebut, Sekolah atau Madrasah yang berada di bawah naungan Kementerian Agama menja...

Siak (Inmas) – Program Emis merupakan sistem informasi yang dikembangkan oleh Kementerian Agama untuk memudahkan input data Sekolah, Pondok Pesantren dan Pendidikan Tinggi Islam. Dengan adanya sistem yang dikembangkan tersebut, Sekolah atau Madrasah yang berada di bawah naungan Kementerian Agama menjadi lebih mudah di dalam melaporkan perkembangan sekolahnya.

Kasi Pendis KanKemenag Siak Resman Junaidi, SHI memaparkan, sebanyak 286 MDTA yang ada di Kabupaten Siak, yang sudah mendaftarkan di program EMIS baru sebanyak 80 MDTA. Antara lain yakni Kecamatan Minas 48%, Kecamatan Kandis 87%, Kecamatan Sabak Auh 77%, Kecamatan Sei. Apit 38%, dan Kecamatan Tualang 42%. Sedangkan Kecamatan Koto yang terdaftar baru MDTA Al-Huda Rantau Panjang dan Al-Huda Empang Pandan.

“Aplikasi EMIS ini berbeda dengan aplikasi Daboldik milik Dinas. Kalo Dalbodik di buka sepanjang tahun, sedangkan EMIS memiliki batas waktu. Batas pendaftaran MDTA se-Kabupaten Siak melalui aplikasi Emis adalah akhir bulan April ini. Jadi kita harap sebelum akhir bulan ini, Insyallah, seluruh MDTA sudah terdaftar di EMIS”, tegasnya.

Resman Junaidi, SHI juga berharap nantinya masing-masing kelembagaan terdata secara nasional dan  terkelola EMIS yang akurat. Adapun data yang di input pada program EMIS yakni (1) Kelembagaan, (2) Data Siswa by name by address, dan (3) Data Guru. (ICY)