Siak (Inmas) – Milad Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) ke XV tahun ini terasa special karena terdapat acara pemotongan kue tumpeng hasil karya guru-guru RA. Tumpeng tersebut dipotong oleh Kepala Seksi Pendidikan Islam Kantor Kementerian Agama kabupaten Siak, Resman Junaidi, S.HI. Saat memotong tumpeng pertanda syukur atas Milad Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) ke XV, Senin, (30/10/17), Kepala Seksi Pendidikan Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak, Resman Junaidi, S.HI berpesan kepada para pengurus IGRA dan Guru agar menjadikan Milad ini sebagai momentum untuk meningkatkan mutu dan kualitas lembaga pendidikan RA. Pasalnya, pendidikan RA dinilai sebagai unjuk tombak dalam mencetak generasi muda yang agamis.
“Besarnya tantangan ke depan dalam mewujudkan pendidikan RA yang berkualitas terdapat beberapa prasyaratan yang harus dipenuhi para guru RA, diantaranya komitmen untuk terus meningkatkan kualitas guru, perubahan paradigma dan sikap mental,” ujarnya.
Ia melanjutkan, komitmen guru RA dalam meningkatkan kualitasnya dinilai sangat utama. Untuk mengubah paradigma dan sikap mental yang baik, dibutuhkan komitmen. Tanpa komitmen, maka peningkatan kualitas pendidikan RA tidak akan berjalan lancar. “Peringatan ulang tahun atau Milad jangan dimaknai hanya merupakan sebuah seremonial belaka, sesungguhnya peringatan milad adalah moment tepat untuk melakukan muhasabah, introspeksi diri atas apa yang selama ini telah dijalani,” tuturnya.
Ia menyebutkan, adapun tujuan didirikannya IGRA sebagaimana tertera dalam anggaran dasar dan anggaran rumah tangga IGRA yang harus menjadi standar rujukan dalam mengevaluasi, muhasabah diri atas kiprah IGRA selama ini. Oleh karenanya, milad akan bermakna lebih jika senantiasa terlahir banyak ide baru, terbangun dampak positif yang dapat diimplementasi dalam rangka pengembangan IGRA dengan segala visi dan misinya menjadi lebih baik.
“Semoga di usia yang mulai menginjak dewasa ini IGRA benar-benar bisa menjadi wadah yang akan mengantarkan para anggotanya sesuai cita-cita dan tujuan pembentukannya,” pungkasnya. (Hd)