0 menit baca 0 %

Kasi Pendis Kankemenag Siak Buka MGMP Se KKM MTsN 1 Siak Ke 4

Ringkasan: Siak (Inmas) - Bertempat di MTs Ittihadul Muslimin, Kecamatan Koto Gasib, Sabtu, (28/9/19), seluruh guru mata pelajaran 31 Madrasah dibawah KKM MTsN 1 Siak mengikuti kegiatan MGMP (musyawarah guru mata pelajaran). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme dan kompetensi guru MTs di K...

Siak (Inmas) - Bertempat di MTs Ittihadul Muslimin, Kecamatan Koto Gasib, Sabtu, (28/9/19), seluruh guru mata pelajaran 31 Madrasah dibawah KKM MTsN 1 Siak mengikuti kegiatan MGMP (musyawarah guru mata pelajaran). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme dan kompetensi guru MTs di Kabupaten Siak. Demikian dikatakan Kepala Seksi Pendidikan Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak, H. Resman Junaidi, S.HI saat membuka kegiatan MGMP yang dipusatkan di Masjid Jami’ Ponpes Ittihadul Muslimin. Menurut Resman, MGMP merupakan sarana untuk mengembangkan metode pembelajaran serta menyusun administrasi pembelajaran secara seragam.

Selaku Kasi Pendis, Resman berharap melalui kegiatan ini, para guru dapat menjalin silaturahim dan komunikasi yang intensif. Penyampaian informasi tentang tindak lanjut hasil MGMP akan mudah dikomunikasikan sekaligus didiskusikan melalui grup on-line. “Saya optimis, keberadaan madrasah yang saat ini meningkat sangat drastis dengan tingginya angka peserta yang mendaftar di semua madrasah Insya’Allah kita imbangi dengan kualitas pembelajaran yang bermutu dan berkualitas desuai dengan moto kita, Madrasah Hebat, Madrasah Bermartabat,” ujarnya optimis.

Sementara itu, Ketua KKM (kelompok kerja madrasah tsanawiyah) sekaligus sebagai Kepala MTs Negeri 1 Siak, Dra. Rasmida mengaku sangat berterimakasih atas perhatian dari Bidang Pendidikan Islam Kankemenag Siak sehingga para guru MTs di Kabupaten Siak dapat tercerahkan kembali dalam kegiatan MGMP. Menurut Rasmida, kegiatan MGMP ini sangat positif untuk menunjang peningkatan kompetensi guru. “MGMP adalah suatu kebutuhan bagi setiap guru agar proses dan hasil pembelajaran bisa optimal,” tukasnya. (Hd)