Siak (Humas) – Ditengah zaman yang disebut modern ini, diperlukan penyadaran khususnya untuk generasi muda agar ketika dewasa nanti memiliki kepekaan dan kepedulian terhadap sesama dan lingkungan . Sebuah cara ampuh dalam mengontrol sikap dan kepribadian yang baik adalah dengan membangun sisi spiritual. Sebagai seorang muslim sisi spiritual dimaksud adalah dengan belajar agama Islam.
Pendidikan Islam yang berkesinambungan menjadi lebih penting takala tantangan umat semakin lebih besar dari waktu ke waktu. Tantangan masalah yang terjadi hari ini antara lain: 1. Meningkatnya angka buta huruf Al Qur’an di kalangan umat Islam; 2. Lemahnya perhatian orang tua dalam membimbing putra-putrinya; 3. Lemahnya sistem pendidikan agama pada jalur pendidikan formal (SD, SLTP, SLTA); 4. Lemahnya pertahanan keluarga dalam menghadapi serangan budaya luar, terutama budaya barat; 5. Pesatnya gerakan sekularisme, materialisme, sosialisme dan permutadan.
Untuk merespon masalah diatas, pengurus Yayasan Al Jihad Desa Rantau Panjang Kecamatan Koto Gasib telah mendirikan Taman Pendidikan Al Qur’an (TPQ). Hal ini dilakukan dalam rangka untuk membentengi pengaruh-pengaruh negatif. TPQ yang diberinama Al Jihad juga telah mengajukan permohonan izin operasional ke Kepala Kankemenag Kabupaten Siak dan setelah beberapa hari kemudian Kepala Seksi Pendis Kankemenag Kabupaten Siak, Drs. H. Nursya hari ini Rabu, (22/10) melakukan verifikasi pendirian operasional TPQ Al Jihad tersebut.
Setelah dilakukan verifikasi baik secara fisik maupun secara administrasi oleh Nursya, selanjutnya hasil verifikasi akan disampaikan ke Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Siak, jika memenuhi syarat maka diberikan Izin Operasional. (gn)