0 menit baca 0 %

Kasi Pendis Hadiri Rapat Persiapan Pameran Pendidikan Tanoto Foundation

Ringkasan: Dumai (Inmas) Program PINTAR (Pengembangan Inovasi Kualitas Pembelajaran) Tanoto Foundation yang merupakan partner pemerintah Kota Dumai dalam peningkatan kualitas pendidikan dasar melakukan berbagai upaya untuk mendorong percepatan mutu secara merata.

Dumai (Inmas) – Program PINTAR (Pengembangan Inovasi Kualitas Pembelajaran) Tanoto Foundation yang merupakan partner pemerintah Kota Dumai dalam peningkatan kualitas pendidikan dasar melakukan berbagai upaya untuk mendorong percepatan mutu secara merata. Salah satu upaya percepatan kualitas tersebut, diantaranya akan dilaksanakan pameran pendidikan Tanoto Foundation pada tanggal 26 November 2019, bertempat di Gedung Sri Bunga Tanjung (pendopo) Kota Dumai.

Hal itu disampaikan oleh perwakilan Koordinator PINTAR Tanoto Foundation Kota Dumai, dalam acara Rapat Persiapan Pameran Pendidikan Tanoto Foundation di Kota Dumai, bertempat di Ruang Rapat Dinas Pendidikan Kota Dumai, Selasa (05/11/2019). Kantor Kementerian Agama Kota Dumai, dalam hal ini diwakili Kepala Seksi Pendidikan Islam Kantor Kementerian Agama Kota Dumai Drs. H. Ade A. Yani menghadiri acara rapat tersebut dan turut hadir Walikota Dumai Drs. H. Zulkifli AS, M.Si, didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Dumai dan unsur Forkompimda.

Perwakilan Koordinator PINTAR Tanoto Foundation juga mengatakan, “berkaitan dengan percepatan pemerataan kualitas, khususnya dalam hal pembelajaran, manajemen sekolah, maupun budaya baca, PINTAR mencoba menyambungkan semua komponen pendidikan untuk ikut memikirkan dan berkontribusi. Oleh karena itu, hari ini kami memfasilitasi semua komponen untuk hadir dan mensinkronkan program yang dapat saling menguatkan, sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan”.

Lanjut, masalah utama di sekolah bukan secara fisik namun terkait dengan konten-konten non fisik. Hal tersebut sesuai dengan program dari PINTAR dimana telah disediakan berbagai paket pelatihan untuk peningkatan kualitas.

“Kami melihat masih banyak peluang untuk dikembangkan dan membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. Misalnya untuk mengembangkan budaya baca sekolah, PINTAR memiliki cara dan dana untuk mengembangkannya, sekolah memiliki sumber daya untuk mengembangkan, desa juga memiliki sumber daya dan pembiayaan, Dinas Pendidikan juga memiliki biaya untuk pengembangan. Bila semua disinkronkan, maka budaya baca bisa dikembangkan dan akan lebih cepat terelaisasi dari berbagai pihak,”. Program PINTAR Tanoto Foundation juga mengundang  dari unsur Kesejahteraan Rakyat Sekretariat daerah, Badan Penelitian dan Pengembangan Kota, Dinas Pendidikan, Kementerian Agama, perwakilan mitra, Kepala Sekolah/Madrasah, dan fasilitator daerah mitra PINTAR. Tutupnya (Arief)