Kasi Pendidikan Diniyah dan Pontren Kota Pekanbaru Monitoring UADTA
Ringkasan:
Pekanbaru (Humas). Kepala Seksi (Kasi-red) Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag Kota Pekanbaru “Haryati, M.Sy†melaksanakan monitoring pelaksanaan Ujian Akhir Diniyah Takmiliyah Awaliyah (UADTA-red) di Kecamatan Pekanbaru Kota, adapun PDTA yang dikunjungi yaitu PDTA Masjid Agu...
Pekanbaru (Humas). Kepala Seksi (Kasi-red) Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag Kota Pekanbaru “Haryati, M.Sy†melaksanakan monitoring pelaksanaan Ujian Akhir Diniyah Takmiliyah Awaliyah (UADTA-red) di Kecamatan Pekanbaru Kota, adapun PDTA yang dikunjungi yaitu PDTA Masjid Agung An-Nur Pekanbaru pada 29 April 2013 jam kedua pelaksanaan UADTA pada pukul 16.00WIB.
Adapun kunjungan ke PDTA Masjid Agung An-Nur ini merupakan monitoring lanjutan yang sebelumnya di laksanakan di Kecamatan Rumbai Pesisir Kota Pekanbaru, di Rumbai Pesisir Pelaksanaan UADTA dipusatkan di gedung SMPN 6 Rumbai, dalam monitoring tersebut juga di ikuti oleh Kabid Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Kanwil Kemenag Riau bapak “ H.Ruslan S.HI “ dan Bapak Sekretris Kota Pekanbaru bapak “ H. Yuzamri Yakub†yang diikuti oleh Kasubbag TU Kan.Kemenag Kota Pekanbaru bapak “ H. Dahlan Jamil, MA “, Kasi Pendidikan Diniyah dan Al-Qur’an Kanwil H.Zulfadli LC.MA beserta rombongan, setelah itu baru kami secara bersama juga mengunjungi PDTA Kec.Pekanbaru Kota tepatnya di PDTA Masjid Agung An-Nur ini, papar Haryati.
Untuk Kota Pekanbaru, peserta UADTA keseluruhannya berjumlah 7.709 orang santri yang tergabung dari 300 PDTA yang terdiri dari 85 rayon/tempat pelaksanaan ujian. Secara umum pelaksanaan ujian pada hari ini cukup lancar dan tidak mengalami kendala, menurut panitia ujian yang telah kami kunjungi tadi seluruh peserta ujian yang terdaftar mereka hadir semua, kita berdo’a semoga ujian ini bisa berjalan lancar, sukses dan memberikan hasil yang baik.
Pada ujian pertama hari ini, kami mengucapkan terima kasih banyak kepada bapak Sekko Pekanbaru dan bapak Kabid serta Kasubbag TU yang telah berkesempatan hadir dalam monitoring ujian yang sedang kita laksanakan, hal ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi kita karena dengan kehadiran bapak-bapak pejabat tersebut dapat memberikan dukungan moril kepada peserta ujian dan motivasi tersendiri bagi pengelola dan guru PDTA yang ada, sebagaimana yang kita ketahui bahwasanya pendidikan PDTA ini merupakan lembaga pendidikan keagamaan yang di kelola langsung oleh masyarakat secara penuh, namun pelaksanaanya dibimbing dan diawasi oleh Kabid PAKIS Kementerian Agama pada tingkat Provinsi dan Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren pada Kan,Kemenag Kota Pekanbaru yang pada saat ini saya jabat,tutur Haryati
Dengan adanya dukungan dan bantuan dari pemerintah Kota Pekanbaru terhadap PDTA se-Kota Pekanbaru dalam rangka pencerdasan dan pemberdayaan calon generasi yang Islami, hendaknya dapat mendorong dan mempercepat proses penetapan PERDA tentang DTA ini dan dapat direalisasikan secepatnya, perlu juga kami sampaikan bahwa inti dari PERDA tersebut diantaranya adalah Wajar Diniyah yang jadi persyaratan bagi anak didik tingkat SD untuk melanjutkan ke tingkat selanjutnya (MTs/SMP), selanjutnya masalah pendanaan kelangsungan PDTA ini dapat dianggarkan melalui APBD Kota Pekanbaru.
Haryati menambahkan, menurut survey kami, prediksi siswa/santri yang mengikuti UADTA untuk Kota pada saat ini baru 40% dibanding potensi yang ada di SD, harapan kami dan kita semua kedepan PDTA ini dapat diikuti oleh seluruh siswa SD yang ada di Pekanbaru tanpa ada kendala dari sisi ekonomi masyarakat, karena pembangunan SDM ini harus dilaksanakan secara bersama, mulai dari Masyarakat selanjutnya didukung oleh pemerintah baik Kemenag terutama Pemko Pekanbaru, kalau hal ini sudah disinergikan Insya Allah kelangsungan pengelolaan PDTA akan membuahkan hasil sebagaimana yang kita harapkan.tutup Haryati.(AZ)