0 menit baca 0 %

Kasi PD Pontren Seleksi Guru dan Kepala TPQ Teladan

Ringkasan: Pekanbaru (Inmas), Dr. Adian Husaini, mengatakan guru dalam pandangan Islam adalah mu allim dan mu addib. Jadi, guru harus memiliki ilmu dan adab. Ilmu penting karena ilmu inilah yang akan diajarkan ke murid, sedangkan adab merupakan perhiasan ilmu. Ilmu dan adab tidak boleh dipisahkan.


Pekanbaru (Inmas), Dr. Adian Husaini, mengatakan guru dalam pandangan Islam adalah mu’allim dan mu’addib. Jadi, guru harus memiliki ilmu dan adab. Ilmu penting karena ilmu inilah yang akan diajarkan ke murid, sedangkan adab merupakan perhiasan ilmu. Ilmu dan adab tidak boleh dipisahkan. Ilmu dan adab harus ada dalam diri seorang guru.

Definisi guru sebagai mu’allim dan mu’addib, walaupun sudah jamak diketahui, perlu terus-menerus diingatkan. Kadang-kadang guru lupa dengan tugasnya sebagai guru. Guru hanya mengajar semata, masuk kelas, menyajikan materi pelajaran, menguji murid, dan seterusnya. Guru tidak merasa bertanggung jawab sepenuhnya terhadap perbaikan akhlak dan  tingkah laku, Guru dalam pandangan Islam tidak demikian.guru dalam pandangan Islam selain transfer ilmu juga memperbaiki jiwa Santri / muridnya.

Berdasarkan hal ini, dan sesuai Instruksi Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru Dr.H.Edwar S.Umar.,M.Ag, bahwa akhir tahun 2019 akan di umumkan Pegawai teladan yang termasuk didalamnya Guru TPQ Teladan dan Kepala TPQ Teladan, Kasi PD Pontren Abdul wahid.S.Ag.,M.Ikom Kamis (06/12), ,Menggesa untuk melakukan pemilihan Guru TPQ dan Kepala TPQ Teladan Tahun 2019, dengan akumulasi Penilaian meliputi Seleksi administrasi, seleksi tertulis Praktek lapangan wawancara dan peninjauan Kelapangan oleh tim yang dibentuk oleh Kasi PD pontren, selanjutnya akumulasi Penilaian ini akan dikumpulkan, Guru dan kepala TPQ yang diseleksi adalah utusan dari dari organisasi TPQ yang dipilih sebanyak 3 orang guru dan tiga orang Kepala, selanjutnya akan dipilih satu orang yang terbaik Teladan  (Bustamar)

Â