0 menit baca 0 %

Kasi PD Pontren Pekanbaru Wacanakan Bed Nama Guru MDTA

Ringkasan: Pekanbaru (Inmas), Pada pelaksanaan Monitoring Ujian Semester Ganjil MDTA Se-Kota Pekanbaru yang berlangsung sejak hari Senin tanggal 27 Nopember 2017 dan akan berakhir hari ini, Kasi PD Pontren Kemenag Kota Pekanbaru, Drs. H. Nasaruddin , M.Pd sampaikan wacana tanda pengenal guru MDTA berupa bed na...


Pekanbaru (Inmas), Pada pelaksanaan Monitoring Ujian Semester Ganjil MDTA Se-Kota Pekanbaru yang berlangsung sejak hari Senin tanggal 27 Nopember 2017 dan akan berakhir hari ini, Kasi PD Pontren Kemenag Kota Pekanbaru, Drs. H. Nasaruddin , M.Pd sampaikan wacana tanda pengenal guru MDTA berupa bed nama. Kamis (30/11).

Hal ini terungkap pada pertemuan Tim Monitoring USG dengan Majelis Guru di MDTA Al Khairat Munawwarah yang beralamat di jalan Cumi-cumi Kecamatan Marpoyan Damai Kota Pekanbaru. Turut hadir dalam pertemuan tersebut  DR. Yundri Akhyar, MA. Febrianto Riauwan dan Nurmi, S. Pd.I, Shalahuddin, S.Pd.I, Hidayati, S.H.I, Dra. Megawinar, Maidarnita, S.Pd serta guru MDTA disana.

Dalam arahannya Kasi PD Pontren sampaikan ucapan terimakasih karena pelaksanaan ujian sudah dapat disatukan. Kalau sebelumnya ada 2 porsi, kini sudah disamakan, mudah-mudahan akan memperkuat rasa kebersamaan kita dalam memajukan MDTA. Disamping itu kita juga akan diupayakan agar guru-guru MDTA memiliki bed nama sebagai tanda pengenal, jika terjadi hal yang tak diingini tentu cepat diketahui. Ungkap Nasaruddin.

Sementara itu Ka. MDTA Al-Khairat Munawwarah, yang diwakili oleh wakilnya, Drs. H. Nurdin Latif menginformasikan jumlah guru MDTA- nya ada 8 orang sedang siswa yang mengikuti USG saat ini berjumlah 158 orang. (Idris).