0 menit baca 0 %

Kasi PD Pontren : PDTA Lembaga non Formal, Namun Sangat diminati Masyarakat

Ringkasan: Kampar (Humas) – Pendidikan Diniyah Takmiliyah Awaliyah (PDTA) adalah Lembaga non formal yang sangan diminati oleh seluruh lapisan masyarakat terutama yang beragama Islam. Oleh karena itu, peran serta Pemerintah sangat dibutuhkan. Demikian salah satu poin yang disampaikan Kasi Pendidikan Diniy...

Kampar (Humas) – Pendidikan Diniyah Takmiliyah Awaliyah (PDTA) adalah Lembaga non formal yang sangan diminati oleh seluruh lapisan masyarakat terutama yang beragama Islam. Oleh karena itu, peran serta Pemerintah sangat dibutuhkan. Demikian salah satu poin yang disampaikan Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar Muhammad Ali MSy dalam acara Wisuda murid PDTA se Kec. Bangking Kota hari kamis (22/05) di Gedung Mahligai Bungsu Kec. Bangkinang Kota.

Ali dalam acara tersebut juga menyampaikan permintaan maaf Bapak Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar Drs H Fairus MA kepada seluruh undangan yang hadir karena tidak bisa menghadiri acara wisuda bersama yang ke 7 ini. Hal ini diakibatkan karena ada acara yang sama yang tidak bisa ditinggalkan.

Kepada seluruh Murid PDTA se Kec. Bangkinang Kota yang di wisuda hari ini Ali mengucapkan Selamat dan sukses, mudah-mudahan semakin bersemangat dalam menimba ilmu agama dan bisa melanjutkan Pendidikannya ke jenjeng pendidikan yang lebih tinggi lagi. Dan kepada orang tua wali murid Ali menghimbau untuk selalu memberikan motivasi dan dorongan kepada anak-anak kita agar terus menimba ilmu agama. Tanpa motivasi dan dorongan kita semua, tentu akan sulit anak-anak kita bersekolah, apalagi saat ini kenakalan-kenakalan generasi kita saat ini sangat memprihatinkan.

Lebih lanjut Ali mengatakan, PDTA ini adalah pendidikan non formal, namun sangat dibutuhkan keberadaanya oleh seluruh lapisan masyarakat yang beragama Islam. Oleh karena itu peran serta Pemerintah dalam hal ini Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar sangat dibutuhkan baik itu bantuan fisik maupun bantuan yang lainnya. Karena tanpa ada bantuan dari Pemerintah, tantu PDTA ini akan sulit berkembang.

Sementara itu ketua Panitia Muhammad Sofian SAg dalam laporannya menyampaikan, murid PDTA yang diwisuda hari ini berjumlah  404 siswa. 404 siswa ini tersebar kedalam 20 PDTA dari 23 PDTA yang ada di Kec. Bangkinang Kota. Ini artinya ada tiga PDTA yang tidak ikut bergabung. 

Lebih lanjut Sofian mengatakan, Wisuda bersama ini merupakan wisuda yang ke tujuh. Yang mana wisuda bersama ini telah dimulai sejak tahun 2008 lalu, dan Alhamdulillah semakin tahun semakin banyak Murid PDTA yang diwisuda. Adapun tema dari Wisuda kali ini adalah “Bekali Anak dan Generasi Islam dengan Pendidikan Agama dan Berakhlaqul Karimah”, tutupnyanya. *** (Ags)