Bengkalis
(Inmas) – Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) pada Pondok Pesantren
Salafiyah (PPS) dilaksanakan secara serentak se Provinsi Riau, yang berlangsung
selama 6 hari, dimulai dari hari Senin s.d Sabtu (22-27 April 2019). Sebagaimana
halnya siswa di madrasah, para santri yang belajar di Ponpes Salafiyah juga
harus mengikuti ujian akhir nasional dalam bentuk USBN Pendidikan Kesetaraan
Program Paket A/Ula, Paket B/Wustha dan Paket C/Ulya. Sementara itu, PPS An Nur
yang berada di Kecamatan Siak Kecil merupakan satu-satunya Ponpes Salafiyah Ula
yang melaksanakan USBN untuk program kesetaraan di lingkungan Kantor Kemenag
Bengkalis.
Pada
hari pertama pelaksanaan USBN, Senin (22/04/2019) tim monitoring dari Seksi
Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kantor Kemenag Bengkalis melakukan
monitoring pelaksanaan USBN di PPS Ula An Nur Siak Kecil Kabupaten Bengkalis. Tim
terdiri dari Kepala Seksi PD Pontren Drs H Abdul Hamid, beserta staf PD Pontren
Swanpri, Risma dan Siti Aryani.
Kasi
PD Pontren menyampaikan jumlah santri PPS Ula An Nur yang mengikuti ujian sebanyak
9 orang, dengan jadwal ujian pada hari pertama mata pelajaran Bahasa Indonesia
dan Pendidikan Kwarganegaraan, hari kedua Matematika dan Ilmu Pengetahuan
Sosial (IPS), dan hari ketiga Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan al Quran. Selanjutnya
pada hari keempat Fiqih dan Akhlak, hari kelima Hadits dan Akidah sedangkan
hari keenam Tarikh/ SPI dan Bahasa Arab. USBN ini dilaksanakan mulai pukul
07.30 – 09.30 WIB untuk jam pertama, sedangkan jam kedua dimulai pukul 10.00 –
12.00 WIB.
Selanjutnya
Kasi PD Pontren berharap semoga santri PPS An Nur yang mengikuti USBN tahun ini
diberikan kesehatan dan kekuatan dalam mengikuti pelaksanaan ujian ini serta
kemampuan untuk menjawab semua soal yang diujikan, sehingga bisa mengikuti pelaksanaan
USBN hingga hari terakhir serta terberhasil mendapatkan nilai yang baik dan
memuaskan.
“Dari hasil pantauan tim
monitoring pada hari pertama pelaksanaan USBN di PPS An Nur berjalan aman dan
lancar, tidak ditemukan kendala yang bisa menghambat akan kelancaran proses
pelaksanaan ujian tersebut. Semoga pelaksanaan USBN untuk PPS tahun ini sukses
dan mendapatkan hasil sebagaimana yang diharapkan” tambah H Abdul Hamid. (swan/tfk)