0 menit baca 0 %

Kasi PD Pontren Kemenag Bengkalis Monitoring Pelaksanaan Ujian Akhir MDTA

Ringkasan: Bengkalis (Inmas) Tim Monitoring dari Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis melaksanakan monitoring pelaksanaan Ujian Akhir Madrasah Diniyah Takmiliyah Awwaliyah (UAMDTA) tahun ajaran 2018/2019 di Kecamatan Bengkalis, Bantan, Bukit Ba...

Bengkalis (Inmas) – Tim Monitoring dari Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis melaksanakan monitoring pelaksanaan Ujian Akhir Madrasah Diniyah Takmiliyah Awwaliyah (UAMDTA) tahun ajaran 2018/2019 di Kecamatan Bengkalis, Bantan, Bukit Batu, Siak Kecil, Rupat, Mandau dan Pinggir, pada Senin-Kamis (08-11/04/2019).

 

Tim monitoring Ujian Akhir MDTA terdiri dari Kepala Seksi PD Pontren Kemenag Bengkalis Drs H Abdul Hamid melaksanakan monitoring ke MDTA di Kecamatan Bantan, Mandau dan Bukit Batu, sementara itu Risma dan Siti Aryani mendapat tugas monitoring ke MDTA di Kecamatan Bengkalis dan Rupat, sedangkan Swanpri ditugaskan di Kecamatan Siak Kecil dan Pinggir.

 

Sementara itu, Kasi PD Pontren sewaktu dihubungi tim Inmas di tempat kerjanya, menyampaikan tujuan monitoring tersebut untuk memantau secara langsung prosesi pelaksanaan ujian mulai dari ketersediaan sarana dan prasarana ujian, pengawas serta kelengkapan lainnya yang menunjang kelancaran dalam pelaksanaan ujian akhir tersebut.

 

Dari hasil pemantauan tim monitoring di beberapa MDTA yang dikunjungi, terpantau pelaksanaan ujian akhir MDTA berjalan lancar, aman, tertib dan sukses. Hal ini tentunya tidak terlepas dari koordinasi dan kerja sama yang telah dilakukan Kantor Kemenag Bengkalis khususnya seksi PD Pontren dengan Kelompok Kerja Guru (KKG) MDTA se Kabupaten Bengkalis yang selalu berperan aktif untuk menyukseskan pelaksanaan UAMDTA tersebut” ungkap Kasi PD Pontren.

 

Selanjutnya Kasi PD Pontren menyampaikan UAMDTA di lingkungan Kemenag Bengkalis tahun ini diikuti oleh 5.068 santri, dengan rincian peserta ujian dari Kecamatan Bengkalis sebanyak 1.037 santri, Bantan 424 santri, Bukit Batu 467 santri dan Siak Kecil 295 santri. Selanjutnya, dari Kecamatan Rupat sebanyak 335 santri, Rupat Utara 60 santri, Mandau 2.117 santri dan Pinggir sebanyak 333 santri. UAMDTA ini dilaksanakan selama 4 hari, mulai dari tanggal 8 s.d 11 April 2019, dengan tujuh mata pelajaran yakni Al Quran, Hadits, Akidah, Akhlak, Sejarah Kebudayaan Islam, Bahasa Arab dan Fikih. Alhamdulillah UAMDTA tahun ini dapat dilaksanakan secara serentak se Provinsi Riau.

 

Madrasah Diniyah Takmiliyah Awwaliyah (MDTA) merupakan salah satu lembaga yang sangat penting untuk mewujudkan pendidikan berkarakter bagi anak serta memberikan pendidikan agama kepada anak yang lebih intensif, dan hal ini tentu saja akan menambah khazanah ilmu pengetahuan bagi anak.

 

Di kesempatan yang lain, Kasi PD Pontren menyampaikan spiritualitas generasi saat ini yang sudah semakin memprihatinkan, menjadikan lembaga MDTA ini sebagai suatu keniscayaan yang harus mendapat dukungan dari kalangan masyarakat maupun pemerintah. UAMDTA ini sebagai bagian ukuran kelulusan santri yang harus tetap dilaksanakan pada setiap tahun, dan kualitasnya akan terus ditingkatkan, demikian juga hal nya dengan kualitas pendidikan, tenaga pengajar dan kesejahteraan merupakan tanggungjawab semua pihak. (suan/tfk)