Kampar (Inmas) - Salah satu hal yang menyebabkan kurang tertananmnya kedisiplinan dalam diri kita, yaitu tidak dianggapnya kedisiplinan sebagai kebutuhan. Demikian salah satu poin yang disampaikan Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar Muhammad Ali MSy, dalam arahannya saat menjadi Pembina apel pagi, hari selasa (20/09), di ruang terbuka Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar.
Muhammad Ali menjelaskan, Disiplin ini merupakan perasaan taat dan patuh terhadap nilai-nilai atau aturan-aturan yang berlaku dalam pekerjaan, yang menjadi tanggung jawab kita. Pendisiplinan adalah usaha-usaha untuk menanamkan nilai ataupun pemaksaan agar subjek memiliki kemampuan untuk menaati sebuah peraturan. Pendisiplinan bisa jadi menjadi istilah pengganti untuk hukuman ataupun instrumen hukuman di mana hal ini bisa dilakukan pada diri sendiri ataupun pada orang lain.
Oleh karena itu, jadikanlah kedisiplinan sebagai kebutuhan kita. Sebab, Bila kedisiplinan dianggap sebagai kebutuhan, tentunya kita akan berusaha semaksimal mungkin untuk menjaga kedisiplinan, agar kedisiplinan ini benar-benar tumbuh dalam diri kita, harap Muhammad Ali. (Ags/Usm)