Rokan Hilir (Inmas)- Kasi Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (PAKIs) Kemenag Rohil H. Suhaimi, S.Ag mengunjungi Pondok Pesantren Bidayatul Hidayah, Simpang Benar Kecamatan tanah Putih yang diasuh oleh Buya Hasan, senin 9/5.
Pondok Pesantren merupakan suatu lembaga pendidikan Islam yang melembaga di Indonesia, dimana Kyai/Buya dan santri hidup bersama dalam suatu asrama yang memiliki bilik-bilik kamar sebagai ciri-ciri esensialnya dengan berdasarkan nilai-nilai agama Islam. Pondok pesantren mempunyai 5 elemen dasar yaitu pondok, mesjid, pengajaran kitab-kitab klasik Islam, santri dan kyai.
Kelima elemen di atas merupakan elemen dasar yang dimiliki sebuah pondok pesantren. Pondok Pesantren dikatakan lengkap apabila telah memiliki kelima elemen di atas dan masing-masing mempunyai fungsi tersendiri dalam pembinaan santri melalui kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan baik dalam bidang fisik maupun mental santri di pondok pesantren.
Dalam kunjungannya H. Suhaimi sangat tertarik dengan keberadaan pondok pesantren ini. Keberadaannya yang jauh dari keramaian, asri dan yang membuat beliau kagum adalah pondok pesantren yang baru berdiri kurang lebih tiga tahun namun sudah banyak fasilitas pondok pesantren yang sudah terbangun. Asrama, masjid tempat belajar santri semuanya bangunan permanen.
Sedangkan masalah kurikulum yang diterapkan di Pondok Pesantren ini adalah kurikulum Pondok Pesantren Salafiyah yang lebih mengedepankan ilmu-ilmu yang bersumber dari kitab-kitab klasik. Penekanan di Pondok Pesantren ini adalah berbahasa arab dan hafalan Al-Qur’an.
Diakhir kunjungannya H. Suhaimi berpesan kepada para ustadz “ teruslah berjuang untuk pondok pesantren. Karena saat ini dunia dengan berbagai pernak pernik di dalamnya akan terus mengikis iman dan akhlak manusia. Maka Pondok Pesantrenlah lembaga pendidikan yang sangat diharapkan oleh umat.” (Nasuha)