0 menit baca 0 %

Kasi Pakis Kemenag Rohil ambil bagian dalm prosesi 259 santri MDTA se Rayon XVII Kec. Bangko Pusako

Ringkasan: Rokan Hilir (Inmas)- 259 santri dari 18 MDTA se Rayon XVII Kec. Bangko Pusako diwisuda. Acara digelar di halaman MDTA Nurul Qolbi Bangko Jaya pada hari Minggu (6/5) kemarin.Hadir dalam acara wisuda tersebut, Camat Bangko Pusako Sukardi, SP, Kepala KUA Bangko Pusako Nurlan, M.Ag, Penghulu Bangko Jaya...

Rokan Hilir (Inmas)- 259 santri dari 18 MDTA se Rayon XVII Kec. Bangko Pusako diwisuda. Acara digelar di halaman MDTA Nurul Qolbi Bangko Jaya pada hari Minggu (6/5) kemarin.

Hadir dalam acara wisuda tersebut, Camat Bangko Pusako Sukardi, SP, Kepala KUA Bangko Pusako Nurlan, M.Ag, Penghulu Bangko Jaya, Kepala BPK Bangko Jaya, Tokoh agama, Tokoh masyarakat, Tokoh adat, dan Orang tua wali santri serta undangan lainnya.

Prosesi wisuda santri dimulai Jam 09.00 WIB oleh Panitia Wisuda Santri dan dibuka secara resmi oleh Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (Pakis) mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Rokan Hilir sekaligus memberikan sambutan.

Dalam Sambutannya H. Suhaimi menyampaikan bahwa dengan adanya pelaksanaan wisuda santriwan dan santriwati MDTA ini diharapkan kepada semua oarang tua wali, menjadi tolak ukur keberhasilan anak-anaknya untuk selalu memberikan semangat yang tinggi dalam mendapatkan ilmu. “jangan sampai berhenti disini dalam mempelajari ilmu-ilmu agama terutama belajar Al-quran.” Pintanya

Lanjut H. Suhaimi, mengucapkan selamat dan semoga para santri yang diwisuda hari ini, nantinya bisa terus giat dalam menuntut ilmu, serta menjadi nak-anak yang sholeh dan sholehah. “terus belajar ke tingkat yang lebih baik lagi sehingga dengan ilmu agama hidup kita lebih terarah dan dengan mempedomani Al- Quran sabagai tuntunan hidup, kita akan selamat dari dunia sampai akhirat.” Kasi menasihati.

Sementara itu M. Syahri, S.Pd.I, Ketua Rayon XVII dalam sambutannya, menyampaikan rasa terima kasihnya yang tiada terhingga kepada seluruh lapisan masyarakat, yang telah ikut berpartisipasi aktif dalam mensukseskan wisuda ini, terutama kepada segenap panitia, sebab kegiatan ini adalah bagian dari syiar agama Islam. “mudah mudahan oleh Allaah SWT dihitung sebagai jihad fi sabilillah, amin,” katanya.

Dikatakannya, belajar di MDTA sangat besar manfaatnya di hari tua, sebab sejarah telah mencatat, ternyata banyak diantara umat Islam, yang ilmu pengetahuan dan pengamalan agamanya sampai saat ini, adalah yang mereka dapatkan ketika masih belajar di madrasah Kuttab (istilah masyarakat Rokan Hilir) dulu.

“Kita pandai baca Alquran, pandai berwudhuk, azan, sholat, bahkan jadi Imam sholat, puasa, rajin berinfaq, bersedekah, berwakaf, suka menolong orang lain, dan lain sebagainya, berkat pelajaran di MDTA. Bahkan ada yang sudah menjadi tokoh agama, ilmunya hanya berasal dari MDTA,” tegasnya.

Berbagai pertunjukan menarik ditampilkan oleh para Santri pada acara Wisuda tersebut, diantaranya pembacaan Ayat-ayat suci Al quran, Mars dan Himne MDTA, serta beberapa kreasi lainnya. (Nsh)