0 menit baca 0 %

Kasi Kurikulum Ditjen Pendis Kemenag RI: 5 Kunci Sukses Belajar di Madrasah

Ringkasan: Riau (Inmas)- Kasi Kurikulum Ditjen Pendis Kemenag RI, H Suwardi MA memberikan 5 kunci sukses belajar di madrasah kepada calon siswa siswi MAN 1 Pekanbaru yang mengikuti tes Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jalus Penelusuran Siswa Unggul (PSU) MAN 1 Pekanbaru, Ahad (17/2/2019) di Halaman MAN 1 P...

Riau (Inmas)- Kasi Kurikulum Ditjen Pendis Kemenag RI, H Suwardi MA memberikan 5 kunci sukses belajar di madrasah kepada calon siswa siswi MAN 1 Pekanbaru yang mengikuti tes Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jalus Penelusuran Siswa Unggul (PSU) MAN 1 Pekanbaru, Ahad (17/2/2019) di Halaman MAN 1 Pekanbaru.

5 Kunci sukses tersebut, menurut Suwardi adalah, yaitu harus memiliki impian, belajar dengan giat, yakin, senantiasa bedoa kepada Allah SWT dan tawakkal. โ€œUntuk jadi madrasah hebat, maka harus punya siswa- siswi hebat, guru- guru hebat, kepala madrasah dan sarana dan prasarana pendukung yang hebat. Sebagi calon siswa siswi MAN1 Pekanbaru yang hebat, maka kita juga harus menjadi hebat,โ€ tegasnya di tengah- tengah 900 calon siswa MAN 1 Pekanbaru sebagai motivasi untuk menjalani tes.

Suwardi memaparkan, kunci pertama; memiliki impian atau cita- cita untuk sukses. Kedua; belajar dengan giat , karena poin 1 tidak akan tercapai tanpa belajar keras. Ketiga; yakin akan berhasil, karena dengan yakin 50 persen kesuksesan telah diraih, sebaliknya dengan sikap keragu- raguan kegagalan sudah digenggam. Keempat; senantiasa berdoa kepada Allah SWT dan kelima; bertawakkal atau menyerahkan sepenuh hidup kepada zat pencipta yang maha agung.

โ€œKalu 5 kunci ini kita terapkan, maka kesuksesan belajar dan kesuksesan dalam hidup akan dapat kita raih, untuk itu tanamkan aku bisa, aku lulus dan aku sukses. Bangga jadi siswa madrasah, karena madrasah pendidikan yang bercirikan Islam dengan 100% kurikulum umum dan ditambah penguatan agama. Sehingga hasil akhir yang yang kita dapatkan adalah generasi yang berkarakter baik, berahlakul karimah, dan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi,โ€ pungkasnya. (mus/ana/anto)