Pekanbaru
(Inmas). Dengan rendahnya Optimalisasi penyaluran dana BOS di Madrasah
Negeri di Provinsi Riau menjadi penyebab salah satu indikasi minimnya realisasi anggaran di lingkungan Kanwil
Kemenag Provinsi Riau per Oktober 2017, sehingga menyebabkan rendahnya
realisasi anggaranKanwil Kementerian Agama Provinsi Riau yang di evaluasi
nasional mendapat peringkat 4 dari peringkat 3 se-Indonesia yang diharapkan oleh
Ka.Kanwil Kemenag Provinsi Riau H. Ahmad Supardi, hal ini disampaikan oleh Kasi
Kesiswaan Bidang Penmad Kanwil Kemenag Riau H. Masnur, SE yang membidangi
penyaluran dana BOS dilingkungan Madrasah Provinsi Riau kepada Inmas pada Rabu
(08/11) di ruangnya.
Menurut pantauan kami dan
laporan dari Madrasah Negeri bahwa sampai tanggal 6 November 2017 realisasi
anggaran BOS Madrasah Negeri baru pada angka 75,19% yang seharusnya harus pada
angka 90%, memang tidak seluruh Madrasah Negeri yang rendah realisasi BOS nya
seperti MTsN 2 Pekanbaru yang sudah mencapai 92%, namun banyak yang masih
dibawah kisaran 70 ?hkan ada yang baru 53,38 %, ini menandakan lemahnya
proses pencairan atau memang dana tersebut tidak bisa mereka salurkan karena
usulan tidaksesuai dengan data sebenarnya, kami sudah berupaya menyampaikan hal
ini kepada seluruh Madrasah Negeri akan tetapi tanggapan dan tindak lanjut
mereka lemah, tambah Masnur.
Kita ingin para pimpinan
Madrasah Negeri bisa menterjemahkan keinginan Ka.Kanwil pada rapat awal tahun
yang mengundang kepala Madrasah Negeri dengan Kasi Madrasah kab/kota agar
memaksimalkan kinerja mereka dalam rangka optimalisasi dana BOS tersebut,
Ka.Kanwil menginginkan optimalisasi penyaluran dana BOS adalah untuk menggenjot
peningkatan mutu dan kualitas madrasah dalam proses pembelajaran, keinginan
inilah yang diterjemahkan oleh Kabid Penmad H. Asmuni melalui Kasi Kesiswaan
yang melaksanakan pemantauan ke madrasah-madrasah di Provinsi Riau, kalau
madrasah swasta yang pencairannya di Kemenag Kab/Kota sudah sesuai target 93 %
lebih, namun di Madrasah Negeri yang anggarannya ada pada DIPA mereka
berdasarkan laporan baru pada angka 75,19%, ini menandakan bahwa Kepala
Madrasah Negeri kurang perhatian terhadap keinginan Ka.Kanwil, papar Masnur.
Berdasarkan target Ka.Kanwil
bahwa realisasi anggaran Kanwil kemenag Riau per Desember 2017 di level
nasional diharapkan pada peringkat 3, hal ini disampaikan beliau pada saat
menjadipembina upacara Senen (06/11) lalu di lapangan kanwil, mari kepala
Madrasah Negeri bisa mengoptimalkan lagi pencairan dana BOS ini, perlu kami
sampaikan bahwa anggaran dana BOS Madrasah Negeri untuk tahun 2018 berdasarkan
realisasi per 6 Desember 2017, kami harapkan kepada Kepala Madrasah Negeri yang
belum maksimal agar memaksimalkan kinerjanya untuk memenuhi keinginan Ka.Kanwil
tersebut, pungkas Masnur.(AZ)