0 menit baca 0 %

Kasi Bimas Islam : Pokjaluh Harus Bisa Berperan Aktif

Ringkasan: Kampar (Inmas) - Kelompok Kerja Penyuluh Agama (Pokjaluh) dilingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar, harus bisa berperan aktif dalam berbagai hal ditengah-tengah masyarakat. Demikian disampaikan Kasi Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) Kantor Kementerian Agama Kab.

Kampar (Inmas) - Kelompok Kerja Penyuluh Agama (Pokjaluh) dilingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar, harus bisa berperan aktif dalam berbagai hal ditengah-tengah masyarakat. Demikian disampaikan Kasi Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) Kantor Kementerian Agama Kab. Kampat Drs H Syafizal  Aziz pada pertemuan Pokjalu se Kab. Kampar hari selasa (06/09) di Musholla Miftahul ‘ilmi Kantor Kemenag Kampar.


Syafrizal mengatakan, Tugas penyuluh agama Islam sungguh-sungguh sangat mulia yaitu sebagai pembimbing umat beragama dalam rangka pembinaan mental, moral dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, untuk melaksanakan bimbingan atau penyuluh agama dan pembangunan kepada masyarakat melalui bahasa Agama, yang sejuk dan menentramkan.


Fungsi penyuluh agama ini setidaknya ada beberapa poin, diantara Fungsi Informatif dan Edukatif, memposisikan sebagai da’i yang berkewajiban mendakwahkan Islam, menyampaikan penerangan agama dan mendidik masyarakat dengan sebaik baiknya sesuai ajaran Agama, jelas Syafrizal.  


Fungsi Konsultatif, menyediakan dirinya untuk turut memikirkan dan memecahkan persoalan-persoalan yang dihadapi masyarakat, baik secara pribadi, keluarga maupun sebagai anggota masyarakat umum, terang Syafrizal.


Kemudian Fungsi Advokatif, memiliki tanggung jawab moral dan sosial untuk melakukan kegiatan pembelaan terhadap masyarakat dari berbagai ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan yang merugikan aqidah, mengganggu Ibadah dan merusak Akhlak, papar Syafrizal.


Oleh karena itu, Penyuluh Agama ini merupakan ujung tombak Kementerian Agama dalam pembinaan keagamaan di masyarakat, untuk itu peran penting di tengah-tengah masyarakat sangat diharapkan, punkas Syafrizal. (Ags/Usm)