Kampar (Humas) – Keluarga sakinah mawadah warahmah adalah suatu hal yang di idamkan oleh setiap kaum muslimin (umat Islam). Demikian salah satu poin yang disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar Drs H Fairus MA melalui Kasi Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) Drs H Syafrizal Aziz hari jum’at (23/05) saat melukakan penilaian keluarga sakinah teladan di rumah kediaman Bapak H Hizban Nazar SH (Suami dari Ibu Hj Nurhaida SE) Kecamatan Bangkinang Kota.
Hadir dalam Penilaian Keluarga Sakinah tersebut Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Muhammad Ali MSy, Kasi Penyelenggara Syari’ah Nurjannah SPdI, Humas Kemenag Kampar Gustika Rahman SPdI, dan Kepala Kantor Urusan Agama Kec. Bangkinang Kota H Mendra Siswanto MSy.
Syafrizal menjelaskan, Keluarga Sakinah adalah keluarga yang dibina atas perkawinan yang sah, mampu memenuhi kebutuhan spiritual dan material secara layak dan seimbang, diliputi suasana kasih sayang antara anggota keluarga dan lingkungannya dengan selaras, serasi, serta mampu mengamalkan, menghayati dan memperdalam nilai-nilai keimanan, ketakwaan dan akhlak mulia dalam kehidupan bermasyarakat.
Lebih lanjut Syafrizal menjelaskan Kata mawaddah ini sudah diadopsi ke Bahasa Indonesia menjadi mawadah yang berarti kasih sayang. Mawaddah mengandung pengertian filosofis yakni adanya dorongan batin yang kuat dalam diri sang pencinta untuk senantiasa berharap dan berusaha menghindarkan orang yang dicintainya dari segala hal yang buruk, dibenci dan menyakitinya. Mawaddah adalah kelapangan dada dan kehendak jiwa dari kehendak buruk.
Adapun kata rahmah, setelah diadopsi kedalam Bahasa Indonesia ejaannya disesuaikan menjadi rahmat yang berarti kelembutan hati dan perasaan empati yang mendorong seseorang melakukan kebaikan kepada pihak lain yang patut dikasihi dan disayangi, jelas Syafirizal.
Oleh karena itu, kedamaian dan kesejukan berumah tangga akan terbina dengan baik, harmonis serta penuh cinta kasih dan semangat berkorban bagi yang lain. Pada saat bersamaan jiwa dan ruh rahmah tersebut akan membingkainya dengan dekap kasih dan sapaan lembut sang Khalik, tegas Syafrizal
“Mudah-mudahan dengan diadakannya penilaian keluarga sakinah teladan ini dapat mewujudkan keteladanan bagi keluarga muslim Indonesia khususnya di Kab. Kampar dalam membangun keluarga sakinah mawadah warahmah melalui penanaman nilai-nilai ajaran agama, akhlakul karimah dan sosial kemasyarakatan”, pungkas Syafrizal. ***(Ags)