0 menit baca 0 %

KASI BIMAS ISLAM BUKA BINWIN V & SAMPAIKAN MATERI

Ringkasan: Indragiri Hulu,(Inmas). Mewakili kepala kankemenag (kantor kementerian agama) kabupaten Indragiri Hulu, kepala seksi bimbingan masyarakat Islam membuka secara resmi pelaksanaan bimbingan perkawinan pra nikah bagi calon pengantin angkatan V di lingkungan kantor kementerian agama kabupaten Indragiri H...

Indragiri Hulu,(Inmas). Mewakili kepala kankemenag (kantor kementerian agama) kabupaten Indragiri Hulu, kepala seksi bimbingan masyarakat Islam membuka secara resmi pelaksanaan bimbingan perkawinan pra nikah bagi calon pengantin angkatan V di lingkungan kantor kementerian agama kabupaten Indragiri Hulu.

Pelaksanaan kegiatan tersebut dilaksanakan pada 14 s.d 15 oktober 2019 di aula kankemenag kabupaten Indragiri Hulu, dengan peserta sebanyak 25 pasang calon pengantin.
Materi perdana yang disampaikan Muhammad Ihsan, yaitu perkenalan diri dan kontrak belajar.
Pada perkenalan diri, kepada peserta dipersilahkan untuk memperkenalkan dirinya masing-masing, serta terkait dengan kontrak belajar disampaikan bahwasanya pelaksanaan kegiatan selama 2 hari, sebanyak 16 jam.

Di awal pertemuan, dilakukan pre test untuk mengetahui pengetahuan peserta sebelum dilaksanakan pembelajaran, serta di akhir pembelajaran juga akan dilaksanakan post test untuk mengukur sejauh mana peserta mencerna/memahami terhadap pembelajaran yang telah diberikan oleh narasumber selama 2 hari.
Selanjutnya, setelah selesai seluruh rangkaian pembelajaran akan diserahkan sertifikat kepada peserta sebagai bukti bahwasanya calon pengantin telah mengikuti bimbingan perkawinan pra nikah bagi calon pengantin, dan diserahkan kepada kantor urusan agama kecamatan sebagai salah satu syarat pengajuan kehendak nikahnya calon pengantin.

Selanjutnya, M. Ihsan menyampaikan pokok materi terkait “Mempersiapkan Generasi Berkualitas”.
Pernikahan yang dilaksanakan, salah satunya mempunyai tujuan memperoleh keturunan/anak. Anak merupakan generasi yang akan menggantikan ataupun sebagai generasi penerus dari suatu keluarga. Untuk itu, sebagai orang tua tentu mempunyai tanggungjawab terhadap keturunannya agar kelak menjadi generasi yang hebat dan berakhlak mulia.
Untuk menghasilkan generasi tersebut, terlebih dahulu orang tua menjadikan dirinya sebagai tauladan bagi anak-anaknya, dimana mereka melihat dan meniru dari apa yang dilakukan oleh orang tuanya.

Terkait dengan hal tersebut di atas, perlu dipraktekkan di dalam sebuah keluarga guna mempersiapkan generasi berkualitas, di antaranya :
1.     cara hidup yang sehat;
2.     mengontrol emosi/tidak menjadi pemarah; akan tetapi harus lemah lembut, dan sabar;
3.     berkomunikasi dengan menggunakan bahasa yang sopan;
4.    mencintai keindahan maupun mengembangkan jiwa seni, maupun romantis;
5.    melaksanakan nilai-nilai agama Islam.

Demikian beberapa kutipan penyampaian materi oleh Drs. Muhammad Ihsan selaku kepala seksi bimbingan masyarakat Islam kankemenag kab. Inhu pada kegiatan tersebut di atas.(tulang)