Dumai (Inmas) – Kepala Seksi
Bimbingan Islam Kantor Kementerian Agama Kota Dumai Drs. H. Sudarmanto dan
Penghulu atau Kepala KUA Kecamatan Aspaluddin, S.H.I, Surya Hudaya, S.Ag dan
Drs. H. Mukmin hadir pada hari kedua, Kamis tanggal 17 Oktober 2019 pada Rakor
Kepenghuluan yang dilaksanakan selama 3 hari, Kamis s.d Sabtu, tanggal 16 s.d
18 Oktober 2019.
Pada hari kedua Rakor
Kepenghuluan ini, menghadirkan Kakanwil Kemenag Provinsi Riau Dr. H. Mahyudin,
MA sebagai narasumber, yang dipusatkan di Hotel Grand Zuri.
Dalam materinya H. Mahyudin
menekankan perlunya seorang aparatur sipil yang bergerak diprofesi kepenghuluan
mengupgrade wawasan dan kompetensi demi mencapai pengembangan profesi
kepenghuluan.
Sebagai administrator penghulu
harus memiliki kemampuan memahami berbagai regulasi dan mengadministrasikan
kegiatan pelaksanaan tusi dengan baik.
Begitu pula sebagai ulama
penghulu harus memiliki kepribadian
sebagai tokoh panutan umat. Bahkan wawasan agama yang mumpuni dan
memahami teks atau pun kitab kitab rujukan sebagai sumber argumen.
Selain itu ketika penghulu berfungsi sebagai mubaligh,
dituntut untuk mampu berkomunikasi dengan baik dalam menuangkan ide dan
gagasan. Termasuk keterampilan sebagai da'i dan berdakwah demi membangun
ketahanan keluarga, rincinya.
Terlebih lagi Sekjen pernah
berpesan, layanan kita hari ini sudah harus digitalisasi kan. Artinya begitu
cepat informasi dengan pola digital hari ini.
“Hati hati berkomentar di medsos, saring dulu sebelum sharing, jangan sampai terkena UU IT, karena sudah ada Aparatur kita yang diperiksa hanya karena kicauan di medsos, maka bijaklah dalam bermedsos dan menyampaikan informasi”, pesannya mengakhiri materi. (Arief)