0 menit baca 0 %

Kapinmas: Humas Jangan Hanya Jadi Bemper

Ringkasan: Jakarta (Humas) - Pusat Informasi dan Humas Kemenag RI pada tahun 2015 ini banyak memberikan pelatihan yang bersifat teknis dan non teknis untuk mengembangkan dan menambah pengetahuan pegawai Kementerian Agama RI. Salah satu dari program kegiatan tersebut adalah Inhouse Training Penggunaan Perangkat...

Jakarta (Humas) - Pusat Informasi dan Humas Kemenag RI pada tahun 2015 ini banyak memberikan pelatihan yang bersifat teknis dan non teknis untuk mengembangkan dan menambah pengetahuan pegawai Kementerian Agama RI. Salah satu dari program kegiatan tersebut adalah Inhouse Training Penggunaan Perangkat Video Conference dan SPSE yang pelaksanaannya dibagi menjadi tiga kali pertemuan dengan peserta dibagi tiga pertemuan yaitu Pulau Sumatera, Pulau Jawa dan Kalimantan, dan Pulau Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara, dan Papua.

Pada pertemuan yang pertama ini peserta berasal dari Kementerian Agama dari Provinsi se- Sumatera ditambah Provinsi Banten dan Perwakilan Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Utara. Kepala Pusat Informasi dan Humas Kemenag RI, Rudi Subiyantoro, langsung membuka Kegiatan Inhouse Training Penggunaan Perangkat Video Conference dan SPSE, Hari Senin, (08/06).

Dalam sambutannya Rudi Subiantoro menegaskan bahwa sebagai petugas kehumasan harus bisa lebih cerdas, kreatif, dan multi talent karena tugas kehumasan bukan hanya sebagai penyelesai konflik tapi yang lebih penting adalah tindakan preventif.

"Saya tegaskan bahwa tugas kehumasan itu bukan hanya menjadi bemper institusi kita ini, tapi harus bisa berkreativitas menciptakan ide-ide brilian untuk memajukan Kementerian Agama ini, selain itu juga petugas humas dituntut mejadi pegawai yang multitalent", tegas Rudi.

Sarana informasi yang berbasis teknologi sedang dikembangkan di Kementerian Agama RI dengan mensosialisasikan penggunaan Video conference yang pada tahun ini harus dianggarkan pada tiap provinsi dan tidak menutup kemungkinan pada kab/kota.

"Penggunaan Video Conference dapat menghemat semua aspek, sebagai contoh penghematan biaya perjalanan dinas bisa dioptimalisasikan dengan adanya vicon ini sehingga kita masih dapat berhubungan secara intens dengan Kementerian Agama yang di pusat dan daerah . Maka dari itu, saya mengharapkan mari kita bekerja cerdas dengan memperluas pemahaman dan pengetahuan kita mengenai teknologi komunikasi. Petugas humas dilarang anti teknologi bahkan harus bersahabat," harapan Rudi.

Penggunaan video conference diharapkan dapat memberikan jaringan informasi dan pelayanan informasi kepada publik dengan efektif sehingga masyarakat akan lebih mudah mendapatkan informasi agama dan keagamaan. (nvm)