Riau (humas) Kanwil kementerian Agama Provinsi Riau mendapatkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) dari Organisasi Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia Provinsi Riau.
Bantuan langsung diterima oleh Kakanwil Kemenag Riau yang diwakili oleh Kabag TU Kanwil Kemenag Riau Erizon Efendi Sag MPD didampingi Pembimas Buddha Tarjoko, Kasubbag Umum dan Humas Eka Purba dan jajaran pejabat di lingkup Kakanwil Kemenag Riau, kamis (16/04) siang.
Menanggapi hal itu Kabag TU mengucapkan permintaan maaf dari Kakanwil Kemenag Riau sekaligus terimakasihnya ats bantuan tersebut. Bantuan dari berbagai elemen masyarakat Buddha tersebut akan disalurkan kembali kepada masyarakat yang terdampak covid 19.
Menurutnya berbagai langkah pencegahan covid 19 ini perlu terus digalakkan oleh sejumlah elemen dan lapisan masyarakat, tidak hanya masyarakat Buddha.
“Alat pelindung diri (APD) tersebut seperti 500 masker wajah, 600 masker medis, 25 serta cairan pembersih tangan termasuk disinfektan dan alat semprot untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan penanganan COVID-19." Jelas mantan Kabid PHU ini.
"Kami berusaha membuat set alat pelindung diri sederhana, karena relawan medis kami yang siap menyediakan dan mencari alat-alat tersebut," kata salah seorang relawan Yayasan Buddha Tzu Chi menimpali.
Ratusan masker pelindung wajah ini diproduksi secara handmade dengan menggabungkan beberapa material sederhana, seperti plastik mika, busa dan dan lainnya. Ia mengaku pemberian bantuan tersebut terlaksana atas keprihatinan akan kondisi saat ini.
Proses pembuatan tergolong mudah, yakni dengan memotong plastik mika seukuran wajah. Kemudian, merekatkan busa pelindung dan memasang tali agar masker terpasang kuat di kepala.
"Ini sebagai pelindung wajah untuk para medis dan masyarakat di daerah, karena virus corona mudah dan cepat menyebar", katanya.
Sementara itu Ketua Majelis Tri dharma Indonesia Pekanbaru Edi Surya mengungkapkan rasa prihatin yang mendalam dengan kondisi bangsa saat ini khususnya Kota Pekanbaru.
"Jadi kami juga ikut menyumbang masker sebanyak 600 buah, dengan harapan wabah covid ini segera berlalu, bias beraktivitas seperti semula." Ujarnya.
Ia mengimbau masyarakat Riau bisa bersabar, mengikuti imbauan pemerintah, dan masker yang disumbangkan bias dimanfaatkan oleh masyarakat Pekanbaru, tambahnya.
Pada kesempatan itu, ia menjelaskan selain memproduksi masker pelindung wajah, yayasan ini juga menyediakan alat pelindung diri (APD) skala besar berupa baju hazmat, masker mulut, alat semprot, masker wajah, kaca mata , serta cairan pembersih tangan termasuk disinfektan untuk disalurkan kepada sejumlah rumah sakit rujukan penanganan COVID-19.
Bahkan sejauh ini, Yayasan Buddha Tzu Chi bekerja sama dengan kelompok pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mendonasikan alat-alat kesehatan kepada pemerintah guna menangani penyebaran virus corona.
Adapun penyerahan bantuan peralatan kesehatan itu dilakukan secara bertahap.
Hingga kini pihaknya terus menyalurkan bantuan ke sejumlah rumah sakit. Terutama Rumah sakit yang dibawah naungan provinsi dan Kota Pekanbaru.
"Semoga ini bisa bermanfaat untuk Kementerian Agama Provinsi Riau, dan wabah ini cepat berlalu. sehingga kita bisa kembali kepada hidup yang normal lagi”, harapnya.(vera)