0 menit baca 0 %

Kanwil Kemenag Riau Dampingi Komisi VIII DPR RI Kunjungan ke UIN Suska

Ringkasan: Pekanbaru (Inmas) – Sebagai bagian dari tugas dan fungsinya sebagai lembaga legislatif, pengawasan dan budgetting  menjadi salah satu alasan viral bagi Komisi VIII DPR RI pada Selasa (28/02), mengunjungi Kampus UIN Susqa Riau. Pada kesempatan itu rombongan Komisi VIII didampingi oleh Kakanwil Kem...

Pekanbaru (Inmas) – Sebagai bagian dari tugas dan fungsinya sebagai lembaga legislatif, pengawasan dan budgetting  menjadi salah satu alasan viral bagi Komisi VIII DPR RI pada Selasa (28/02), mengunjungi Kampus UIN Susqa Riau. Pada kesempatan itu rombongan Komisi VIII didampingi oleh Kakanwil Kemenag Riau yang dalam hal ini diwakili oleh Kabag Drs H mahyudin MA.

Kunjungan Kerja Masa Reses III Tahun 2016-2017 Rombongan Komisi VIII DPR RI ini dipimpin oleh wakil ketua Komisi VIII yakni DR Ir. Mujahid MSc, Rahayu Saraswati Djoyohadikusumo dari fraksi Gerindra Dapil Jateng IV, H Muhammad Aslih SH dari fraksi PAN Dapil Sumbar I, H An’im Makruf dari Fraksi PKB Dapil Jatim VI, Hj Lidya Hanifah Mpsi.

Tugas Komisi VIII DPR RI mayoritas bersentuhan dengan masalah sosial dan keagamaan oleh karenanya, Tahun ini Komisi VIII menfokuskan kunjungan kerja untuk menyelesaikan RUU Penyelenggaraan  Haji dan Umroh, RUU Tanggung  Jawab sosial Perusahaan, dan RUU Pekerja Sosial, terang Ketua Tim membuka diskusi tersebut.

Kunker tersebut diprioritaskan untuk pengawasan terhadap penyelenggaraan haji dan Umroh serta dengar pendapat sekaligus untuk menyerap asrpirasi yang berkaitan dengan tugas pokok Komisi VIII DPR RI khususnya masalah keagamaan. Yang mana hasil dari pertemuan dan diskusi tersebut akan dikomunikasikan kembali sekaligus dicarikan solusi di level pemegang kebijakan”, kata Ketua tim dari fraksi Gerindra ini. Pada kesempatan tersebut ketua tim juga menyinggung dan memaparkan misi dan tugas pokok Komisi VIII Panja Pendidikan Islam diantaranya adalah meningkatkan pendidikan Islam pada Dirjen Pendidikan Islam.

Sementara itu  Rektor UIN Suska Riau Prof Dr Munzir Hitami MA menyambut hangat kedatangan Komisi VIII  ke Kampus Islami yang berlokasi di Jalan HR Subrantas, Panam. Pihaknya menyatakan apresiasi yang tinggi atas kunjungan Kerja Masa Reses III Komisi VIII tersebut. Diharapkan kunjungan ini akan memberikan output yang berarti, baik dari pihak Komisi VIII maupun civitas akademika Kampus Uin Suska Riau. Sejak IAIN Suska Pekanbaru berubah nama menjadi UIN Suska Riau secara de facto pada Tahun 2002 melalui SK Gubernur namun belum diakui oleh pihak pemegang kebijakan di pusat. Dan pada Tahun 2005 mendapatkan pengakuan resmi melalui Perpres Nomor 2 Tahun 2005, sehingga akhirnya UIN Suksa Riau diresmikan pada Tahun 2005, jelas Munzir Hitami membuka sambutannya.

Selain itu, ia juga melaporkan bahwa saat ini sudah ada 11 UIN yang ada di Indonesia. Untuk UIN Suska Riau sendiri merupakan urutan ke empat berdiri di Indonesia, setelah Jakarta, Jogja, Malang. UIN Suska Riau berkembang sangat pesat, bahkan ini melebihi target kita, ujarnya. Menurutnya jumlah mahasiswa UIN Suska saat ini telah mencapai 30 ribu mahasiswa. Hal ini sangat jauh melebihi perkiraan dan target awal dimana pihaknya memprediksikan hanya mencapai 15 ribu mahasiswa pada Tahun 2017-2018.

Saat ini, lanjutnya  jika dilihat dari tiga UIN yang besar di Indonesia secara kwantitas mahasiswa UIN SUSKA Riau adalah yang terbesar. Semoga dengan kedatangan Komisi VIII ini dapat memberikan insprirasi kepada kita untuk dapat menumbuhkan lagi semangat untuk lebih maju dan maju kedepan, demi semakin tingginya kualitas pendidikan Perguruan Tinggi Islam yang di Indonesia ini.

Terlebih lagi untuk mengantisipasi perkembangan zaman di era globalisasi ini, kita harus dapat bergandeng tangan lebih baik lagi dengan semua pihak terkait selaku lembaga rakyat dan praktisi akademis, tandasnya menutup sambutan.

Dalam pertemuan yang juga dihadiri oleh Ketua MUI Provinsi Riau Prof Dr M Nazir, Karo Kampus UIN Suska, sejumlah pejabat eselon III dan IV di lingkungan Kanwil Kemenag Riau ini diakhiri dengan dialog hangat antara Komisi VIII dan civitas akadamika Kampus Uin Suska Riau.(vera/ft:joni/faj)