0 menit baca 0 %

Kanwil : BMN menjadi salah satu persyaratan penilaian yang diberikan oleh BPK

Ringkasan: Riau (Inmas) Bagian Umum dan BMN Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia mengadakan kegiatan FGD Penguatan pengelolaan  BMN Pusat pada Satker di Riau. Kegiatan ini dilaksanakan di MAN 1 Pekanbaru pada tanggal 30 Agustus 2018.Dalam sambutannya Sekjen Pendis yang diw...

Riau (Inmas) – Bagian Umum dan BMN Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia mengadakan kegiatan FGD Penguatan pengelolaan  BMN Pusat pada Satker di Riau. Kegiatan ini dilaksanakan di MAN 1 Pekanbaru pada tanggal 30 Agustus 2018.

Dalam sambutannya Sekjen Pendis yang diwakili oleh Kepala Bagian Umum dan BMN Kemenag RI berharap dengan kegiatan Penguatan pengelolaan  BMN dapat meminimalisir potensi-potensi penyimpangan terhadap berbagai penyimpangan peraturan. Jadi dengan adanya kegiatan ini dapat meningatkan teman-teman yang ada dalam pengelolaan BMN supaya taat aturan dan lebih fokus dalam bekerja sehingga kedepannya LK akan lebih baik.

Sedangkan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama mengatakan bahwa Kegiatan ini sangat penting karena menyangkut pertanggungjawaban terhadap Negara. BMN ini menjadi salah satu persyarat penilaian yang harus diberikan oleh BPK, sehingga BPK memberikan penilaian yang baik kepada kita, apakah WTP atau WDP atau descleimer itu sangat diperlukan pengelolaan BMN. Yang paling penting kembali dicek aset-aset Kemenag. Asset Kementerian Agama harus sertifikatnya sudah atas nama Kemenag. Banyak gedung Kemenag, Kantornya atas nama kemenag, tanahnya milik yang lain.

Sementara itu Kabid Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Riau mengatakan bahwa Kita harus menata aset, baik aset itu yang tidak bergerak terlebih aset-aset yang bergerak dan penghapusan-penghapusan aset yang aset itu tidak diperlukan lagi dan tidak dimanfaatkan lagi atau bisa disebut dengan rusak. hal ini perlu kita tindak lanjuti kedepan dan kepada kawan-kawan pengelola dan operator BMN, mohon kiranya bekerja dengan keras, bekerja dengan ikhlas dan kepada kawan-kawan kepala-kepala Satker mohon kiranya dapat mengawasi, memberikan semangat kepada kawan-kawan operator ini sehingga mereka bekerja dengan hasil yang baik.

Hadir dalam kegiatan ini Kepala Bagian Umum dan BMN Kemenag RI H. Alighozi, MM mewakili Sekjen Pendis Kemenag RI, Kasubbag Pengadaan dan BMN H. Fakhrurozi, M.Si. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau H. Ahmad Supardi, Kabid Pendidikan Madrasah H. Asmuni, Kepala MAN 1 Pekanbaru, Kepala MAN 2 Pekanbaru dan operator BMN di lingkungan Kanwil Kemenag Riau. (ana/ipat/anto)