Riau (Inmas) Untuk Mewujudkan Keluarga Katolik yang
bahagia, Harmonis dan Sejahtera, Bimbingan Masyarakat Katolik selenggarakan
Pembinaan Bimbingan Keluarga Katolik Kamis 23 Mei 2019 di Hotel Winstar –
Pekanbaru.
Turut Hadir pada Kegiatan tersebut Kepala Kantor Wilayah
Kementerian Agama Provinsi Riau, Drs Mahyudin, MA, Pembimbing Masyarakat Katolik,
Alimasa Gea, S.Ag, M.Pd, Staf Perencana dan Keuangan Fitri Gusnarti selaku
Moderator.
Diera
Milenial saat ini Persoalan Keluarga
merupakan persoalan yang paling sering terjadi yang menjurus pada Perceraian
ungkap Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Drs. Mahyudin MA
saat menyampaikan materinya
Keluarga merupakan unit terkecil di Masyarakat, untuk itu dalam membentuk  Rumah Tangga  harus jelas Arah dan tujuannya. Tiga Hal yang perlu dipahami dalam membentuk Keluarga Bahagia.
Pertama adanya Niat yang baik dalam membina Rumah Tangga, Kedua Sabar,
dalam rumah tangga dipastikan akan selalu muncul Persoalan tergantung
bagaimana menyikapi sehingga semuanya teratasi dengan baik, Ketiga Ikhlas sehingga tidak muncul rasa saling
menyalahkan.
Lebih lanjut Mahyudin menyampaikan didalam Keluarga akan ditemukan Fugsi Seksual, Reproduksi, Perlindungan dan Pemeliharaan, Pendidikan, Median Pembinaan Awal, Fungsi Sosialisasi, Fungsi Afeksi dan rekreasi, Fungsi Ekonomis, Fungsi Status Sosial, Fungsi Pembinaan Spiritual.Â
Beliau berharap sesuai dengan Visi Kementerian Agama menjadikan Masyarakat yang taat melaksanakan ajaran agama, Masyarakat Katolik harus mendekatkan diri pada ajaran agama sebab orang yang dekat dengan ajaran agama akan berfikir dua kali untuk melakukan hal yang dilarang oleh agamanya. itu adalah Kunci utama dalam membentuk Keluarga  Sejahtera dan bahagia tekannya mengakhiri.
Acara yang berlangsung selama 3 Hari 22 s.d 24 Mei 2019 diikuti oleh 30 Orang Peserta yang sudah berkeluarga dengan mengundang narasumber dari Kementerian Agama Provinsi Riau, Katekese Paroki Santa Maria, Spesialis Gizi serta Psikolog jelas Lotmauli selaku Ketua Panitia saat ditemui di terpisah oleh Tim Inmas (belen)