0 menit baca 0 %

Kantongi SK EHA, Ini Kali Pertama Jamaah Riau Berangkat Melalui Embarkasi Sendiri

Ringkasan: Riau (Inmas) SK Menag RI tentang penetapan Embarkasi Haji Antara Riau telah terbit dari Kemenag RI berdasarkan Keputusan Menag RI nomor 167 Tahun 2019. Surat Keputusan penetapan embarkasi haji antara Riau diserahkan oleh Menag RI, yang diwakili Dirjen PHU Kemenag RI  Prof dr H Nizar kepada Gubernur...

Riau (Inmas) – SK Menag RI tentang penetapan Embarkasi Haji Antara Riau telah terbit dari Kemenag RI berdasarkan Keputusan Menag RI nomor 167 Tahun 2019. Surat Keputusan penetapan embarkasi haji antara Riau diserahkan oleh Menag RI, yang diwakili Dirjen PHU Kemenag RI  Prof dr H Nizar kepada Gubernur Riau H Syamsuar didampingi langsung oleh kakanwil Kemenag Riau dr H Mahyudin MA di Gedung Daerah Pekanbaru yang berlokasi di Jalan Diponegoro, Pekanbaru, Rabu (24/04). SK diserahkan pada acara Rakornis pelaksanaan Embarkasi Haji Antara Riau, disaksikan seluruh jajaran Forkopimda Provinsi dan Kabupaten/kota, Sekdaprov, jajaran pejabat di Kanwil Kemenag dan Kemenag Kab/kota, dan mantan Gubernur Riau.

Mengawali  sambutannya Prof Dr H Nizar MA selaku Dirjen PHU Kemenag RI  menyampaikan salam maaf dari Menag yang tidak bisa hadir dalam penyerahan SK. “Atas nama Kemenag kami mengucapkan selamat kepada jajaran,

“Ini pekerjaan luar biasa, semoga bisa memberikan manfaat yang besar untuk jamaah haji tahun ini dan di masa datang”, ujarnya.

Nizar memastikan embarkasi haji antara Riau sudah memenuhi syarat untuk dioperasikan tahun ini. Sebab kata Nizar semua komponen yang disyaratkan untuk sebuah embarkasi haji antara sudah dipenuhi Riau.

Tinggal beberapa hal secara teknis yang perlu dipersiapkan, katanya. Pihaknya meminta sejumlah fasilitas pendukung tersebut segera disiapkan, sehingga kenyamanan jemaah saat berada di asrama embarkasi haji bisa terjamin. Seperti kenyamanan ruangan, fasilitas tempat tidur dan lemari yang memadai dan lainnya.

“Kalau bisa meloncat, bisa meloncat bisa menjadi Embarkasi penuh, yang terpenting memenuhi prinsip syarat dan prosedur”, katanya memberi motivasi. Ia menilai sejumlah persyaratan termasuk syarat utama yaitu  bandara di Riau sudah memenuhi syarat, hanya saja asrama haji yang belum, masih perlu ditingkatkan. “Bila Riau ingin, punya Embarkasi penuh, harus memiliki tanah yang bisa membangun asrama haji yang memiliki standart minimal standart hotel bintang 3”, jelasnya.

Untuk standart minimal, membutuhkan tanah seluas 10 hektar. Bila perlu ada museum haji Riau, bisa digunakan nanti untuk destinasi wisata, sebutnya memberi motivasi.”Maka bisa dimanfaatkan nantinya bantuan Dana melalui SBSN itu”, ujarnya.“Jika sudah terpenuhi semua komponen, bukan tak mungkin, 2 tahun Kedepan Riau bisa memiliki Embarkasi haji penuh”, ujarnya. Karena sangat Ironis sekali bila  ibukota provinsi tidak memiliki Embarkasi haji penuh, tutupnya.

Sementara itu Kakanwil Kemenag Riau Dr H Mahyudin dalam sambutannya mengaku bahwa SK yang diterima hari ini merupakan perjuangan panjang masyarakat Riau  untuk punya embarkasi Haji sendiri. “Embarkasi haji antara adalah perjuangan panjang yang diupayakan sejak 2016 lalu, dan saat ini alhamdulillah perjuangan itu membuahkan hasil, dengan diterimanya SK penetapan Riau sebagai EHA (Embarkasi Haji Antara)”, sebutnya.

Pada kesempatan itu, Mahyudin tak lupa menyampaikan Ucapan terimakasih yang tinggi kepada Menag dan Ditjen PHU Kemenag RI yang telah menerbitkan SK Menag RI untuk EHA.

Selain itu, pihaknya akan melakukan konsultasi dengan berbagai pihak soal simulasi keberangkatan jemaah via bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru. Nanti kita lakukan simulasi keseluruhan, mulai dari jemaah datang di embarkasi sampai berangkat via bandara menuju Embarkasi Batam, sebutnya.

“Semoga waktu yang tersisa lebih kurang 2,5 bulan ini untuk mempersiapkan keberangkatan jamaah haji bisa terlaksana”, katanya. Untuk itu hari ini disamping penyerahan SK, pihaknya akan melanjutkan dengan Rakornis Persiapan Embarkasi Haji Antara Riau untuk memberangkatkan Jamaah haji Provinsi Riau.

“Insyaallah tanggal 2 Mei yang akan datang pihaknya melaksanakan simulasi penuh dari keberangkatan hingga pemulangan jamaah haji”, kata Mahyudin.

Mahyudin menyebut secara tak langsung, dengan adanya embarkasi haji antara sekarang ini, pola yang lama tentu berbeda dengan yang sekarang.” Jamaah haji kita akan menginap di Pekanbaru, dan proses berangkat ke Batam transit dan langsung berrangkat ke Arab Saudi.

Lebih dari itu Mahyudin optimis dengan bantuan dan dukungan pemprov Riau dan instansi terkait lainnya Embarkasi haji antara ini, bisa menjadi Embarkasi haji full suatu saat.

Hadir pada kegiatan, Direktur Penyelenggaraan Ibadah Haji Dalam Negeri, Kasubdit, Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, Kakankemenag se-Riau, Kasi PHU Kemenag se-Riau.(Forkopimda),(vera/adi)