iak (Inmas) – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak melalui pengurus Musholla Miftahunnajah menggelar kajian khusus tentang sejarah dan hikmah tahun baru Hijriah 1439 H yang diisi oleh pemateri H. Zubir Efendi, M.Sh, Jum’at (22/19/17). Pengajian yang dihadiri oleh ASN di lingkungan Kankemenag Siak ini dimulai pagi sekitar pukul 07.30 Wib.
Memulai kajiannya, terlihat para ASN begitu menyimak setiap penyampaian yang disampaikan oleh H. Zubir Efendi, M.Sh secara sistematis. Dalam materinya, H. Zubir menyampaikan bahwa tahun hijriah merupakan tahun Islam yang dibentuk pada masa kekhalifahan Umar bin Khattan Ra, atas inisiasi sahabat ‘Ali bin Abi Tholib. “sebelumnya, umat Islam tidak memiliki nama tahun kecuali hanya mengenal melalui peristiwa besar yang terjadi seperti, kelahiran Rasulullah yang ditandai dengan peristiwa tentara abrahah yang ingin menghancurkan Ka’bah dan kemudian dikenal dengan nama tahun Gajah”, ungkapnya.
Lebih lanjut, H. Zubir menyampaikan bahwa hijrah itu pada hakikatnya merupakan beralihnya seseorang kepada kondisi yang baik, “hakikat hijrah itu sesungguhnya merupakan upaya memperbaiki diri dan meninggalkan segala pelanggaran atas perintah Allah kepada keta’atan kepada seluruh perintah Allah tanpa terkecuali”, ungkap Master Ekonomi Islam Universitas Malaya tersebut.
Acara kemudian diakhiri sekitar pukul 09.00 Wib ditandai dengan pembacaan do’a yang dipandu oleh Ketua Pengurus Musholla Miftahunnajah, Drs. Muhammad Rifa’i. (Hd)