0 menit baca 0 %

Kankemenag Rohil galang dana peduli Rohingya

Ringkasan: Rokan Hilir (inmas) Menindaklanjuti surat Kakanwil Kemenag Riau no. B-090/Kw.04.6/2/BA.03.2/IX/2017 tgl. 11 September 2017 perihal mohon sumbangan kemanusiaan Rohingya, Kakan Kemenang Rokan Hilir H. Agustiar, mengirimkan surat edaran yang berisi himbauan kepada seluruh satuan kerja (Satker) dilingku...

Rokan Hilir (inmas) – Menindaklanjuti surat Kakanwil Kemenag Riau no. B-090/Kw.04.6/2/BA.03.2/IX/2017 tgl. 11 September 2017 perihal mohon sumbangan kemanusiaan Rohingya, Kakan Kemenang Rokan Hilir H. Agustiar, mengirimkan surat edaran yang berisi himbauan kepada seluruh satuan kerja (Satker) dilingkungan Kankemenag Rohil baik KUA maupun Madrasah, Swasta atau Negeri untuk berpartisi menggalang dana sebagai wujud kepedulian dan keprihati¬nan terhadap penderitaan warga Rohingya, Myanmar.

“Semua lembaga di bawah Kemenag Rohil dihimbau melakukan penggalangan dana untuk pengungsi Rohingya. Insya Allah, dana terkumpul dan diserahkan hasilnya ke Kanwil Kemenag Riau," ungkap H. Agustiar.

Sementara itu di Kantor Kemenag Rohil sendiri membentuk Tim yang bertanggung jawab untuk melakukan pengumpulan dana yang masuk. Tak terkecuali seluruh karyawan Kankemenag Rohil turut berpartisipasi. Hariyandi sebagai pengumpul dana bergerak cepat mengelilingkn kotak jariyah. Kesemangatannya didorong oleh jiwa seorang muslim yang turut merasakan kepedihan yang diderita saudara muslim lainnya.

“saat ini baru terkumpul beberapa juta yang masuk dari KUA dan Madrasah,” jelasnya.

Sedangkan saat ditanyakan tentang kejadian-kejadian tragis yang menimpa Rohingya, Kakan Kemenag Rohil menjelaskan berdasarkan berita-berita dari televisi, ribuan pengungsi Rohingya di Bangladesh terancam kelaparan karena sedikitnya bantuan internasional. Banyak pengungsi juga mengalami trauma mengalami kekerasan fisik dan psikis dari tentara Myanmar. 

“Krisis pengungsi Rohingya menjadi krisis kemanusiaan terburuk yang membutuhkan bantuan internasional," ungkap H. Agustiar dengan wajah penuh keprihatinan.