0 menit baca 0 %

Kankemenag Inhil Peringkat I Rekapitulasi Realisasi Anggaran TA 2016

Ringkasan: Pekanbaru (Inmas) - Prestasi Kementerian Agama Riau pada 3 bulan awal Tahun 2017 ini cukup membanggakan, salah satunya yaitu peringkat III dalam Realisasi Anggaran Tahun 2016 tingkat nasional yang mencapai 100,04%. Hal inilah yang dipaparkan oleh Ka.Kanwil Kementerian Agama Prov.

Pekanbaru (Inmas) - Prestasi Kementerian Agama Riau pada 3 bulan awal Tahun 2017 ini cukup membanggakan, salah satunya yaitu peringkat III dalam Realisasi Anggaran Tahun 2016 tingkat nasional yang mencapai 100,04%. Hal inilah yang dipaparkan oleh Ka.Kanwil Kementerian Agama Prov. Riau, Drs. H. Ahmad Supardi, MA pada pemaparan materi dalam acara Rapat Kerja Kementerian Agama Riau, Senin (06/03), di Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru.

"Sejumlah prestasi yang membanggakan ini harus dapat meningkatkan kinerja kita karena prestasi tersebut harus dijaga dan ditingkatkan pada tahun yang akan datang. Atas prestasi tersebut maka pada kesempatan ini saya akan memotret dan memaparkan serapan anggaran pada tiap satker kab/kota," papar Ahmad Supardi.

Berdasarkan pada data aplikasi e-Rekon Kementerian Keuangan tahun 2016 menghasilkan bahwa Kankemenag Kab. Indragiri Hilir menduduki peringkat I dalam hal serapan atau realisasi anggaran pada tahun 2016 yaitu mencapai 109,92%.

"Berdasarkan data yang sudah direkon bisa dievaluasi untuk tahun 2017 ini sesuai dengan anggaran prioritas dengan penghitungan yang sangat cermat sesuai dengan kebutuhan layanan umat. Jangan sampai pada tahun 2017 ini ada anggaran yang tidak digunakan sehingga bersisa," tegas Ahmad supardi.

Beliau juga menyinggung mengenai status tanah yang digunakan bagi madrasah dan KUA masih banyak yang belum memiliki sertifikat baik itu tanah wakaf ataupun sudah menjadi milik Kementerian Agama.

"Tanah yang digunakan untuk kepentingan Kementerian Agama sebaiknya sudah memiliki sertifikat tanah termasuk tanah wakaf, maka dari itu untuk keperluan tersebut harus dianggarkan khusus mungkin bisa ini direncanakan untuk tahun 2018. Apalagi dengan adanya dana SBSN maka sertifikat tanah harus digegas," jelas Bapak humoris ini.

Raker Kemenag Riau Tahun 2017 ini diharapkan, lanjut Beliau, dapat memberikan hasil keputusan yang membangun bahkan meningkatkan kemajuan Kementerian Agama Riau terutama dalam hal pelayanan umat. (nvm)