Dumai (Humas) – Kementerian Agama Kota Dumai melalui Penyelenggara Syariah taja Pembinaan Manajemen Pengembangan Zakat, Selasa (29 April 2014) di Hotel Comfort, yang diikuti 20 peserta dari para mustahik se Kota Dumai. Acara Pembinaan dibuka Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Dumai Drs. H Darawi, MA dan dihadiri Penyelenggara Syariah Drs Zulkifli Hsb, serta Panitia Pelaksana.
Kakan Kemenag Kota Dumai H Daraw, MA. dalam sambutannya mengatakan Zakat, sadakah dan infak merupakan kewajiban bagi setiap muslim. Zakat merupakan salah satu rukun Islam yang harus dipenuhi oleh oleh setiap umat Islam. Zakat wajib dikeluarkan oleh setiap muslim apabila harta yang dimiliki sudah sampai nisapnya. Zakat secara umum ada dua yaitu zakat fitrah dan zakat maal.
Selanjutnya Kakan Kemenag mengatakan bahwa agar zakat yang ada pada umat Islam itu dapat bermanfaat, berarti dan bermakna bagi umat Islam secara umum dan para mustahik khususnya, maka zakat umat Islam itu harus dikelola secara baik dan benar. Untuk mengelola harta zakat secara baik dan benar perlu ilmu; tata cara mengelola zakat atau bagaimana mengatur harta zakat tersebut agar dapat menjadikan mustahid terlepas dari kemiskinan.
Lebih lanjut Kakan Kemenag menjelaskan bahwa perlunya manajemen zakat. Manajemne zakat penting untuk mengelola zakat, khususnya Zakat Produktif. Zakat produktif adalah zakat yang diberikan dengan tujuan memberikan peluang pada penerima untuk mengembangkan usahanya sehingga zakat tersebut dapat bermanfat sehingga dalam jangka waktu tertentu atau panjang dapat merubah mustahik menjadi muzaki.
Kakan kemenag menambahkan bahwa zakat produktif secara langsung membantu program pemerintah untuk mengurangi angka kemiskinan. sesbagaimana termaktup dalam al-quran surat at taubah : 60.
sebelum menutup Kakan Kemenag mengajak kepada seluruh peserta yang mengikuti pembinaan untuk mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sunggu. “ ambil ilmu yang disampaikan para nara sumber, jadikan ilmu yang didapat sebagai acuan dalam meningkatkan pengembangan harta yang dizakatkan “ ujar Kakan Kemenag H Darawi MA. (harmi)