Riau (Inmas) – Kakanwil Kemenag Riau Drs H Mahyudin MA didampingi Kabid
Penmad H Asmuni MA, dan Kasi Kurikulum dan Evaluasi Rahmad Suhadi S HI M Pd,
meninjau hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) MAN 1
dan MAN 2 Pekanbaru, Senin (1/4/2019).
Pada tahun pelajaran 2018/2019 UNBK tingkat madrasah Aliyah di Provinsi Riau diikuti oleh 10.235 siswa dengan rincian 4.740 siswa laki- laki dan 5.495 siswa perempuan dari 260 lembaga. Petugas UNBK sebanyak 355 orang, 222 teknisi, 247 proktor dan 355 pengawas. Jumlah server sebanyak 299, clinet 5.499 unit tediri dari laptop dan komputer.
“Kita telah melakukan
monitoring UNBK MAN 1 dan MAN 2 untuk melihat langsung dan memastikan
pelaksanaan UNBK di Madrasah berjalan lancara atau tidak. Alhamdulillah, dari 2
madrasah yang kita tinjau, semuanya berjalan lancara. Namun demikian kita
tetapi meminta kepada tim Penmad Kemenag Riau meninjau pelaksanaan UNBK
Madrasah se Provinsi Riau, sehingga saat terjadi kendala dilapangan dapat
ditindak lanjuti dengan segera,” ungkap Mahyudin dan berharap UNBK dapat
berjalan lancara sampai selesai.
Berdasarkan laporan
Kabupate/ Kota se Provinsi Riau, Asmuni mengatakan, untuk sesi pertama UNBK
berjalan lancar. “UNBK sesi pertama hari pertama berjalan dengan baik, hal
tersebut berkat kerjasama semua pihak serta persiapan yang cukup matang
helpdesk dan proktor,” ungkapnya. “Kami berharap siswa siswi kita dapat mengikuti
ujian semaksimal mungkin, jaga kesehatan, belajar dengan baik sehingga ujian
dapat dilewati dengan baik dengan hasil yang maksimal,” harapnya.
Ditambahkan Rahmad Suhadi,
untuk pelaksanaan UNBK MA Tahun 2019 100% rbasis komputer. “UNBK tahun ini
tidak lagi madrasah yang melaksanakan UNKP, semuanya UNBK. Bahkan beberapa
madrasah telah sejak tahun lalu, menerapkan UNBK,” ungkapnya dan berharap pelaksanaan
UNBK tidak mengalami kendala apapun.
Kepala MAN 1
Pekanbaru, H Marzuki M Ag didampingi Waka Kurikulum MAN 1 Pekanbaru, Irwan
Efendi M PdI mengatakan, secara umum pelaksanaan UNBK MAN 1 Pekanbaru berjalan
lancar. Diikuti 359 orang siswa dari Kampus 1 dan Kampus 2 MAN 1 Pekanbaru dan
8 orang siswa yang bergabung dari MA Ma’arif NU Pekanbaru.
“Sistem UNBK 100 %
BK, terbagi dalam 3 sesi dengan menggunakan 110 perangkat komputer dan laptop.
UNBK akan berlangsung pada 1, 2, 4 dan 8 April 2019, untuk hari pertama UNBK
mata pelajaran Bahasa Indonesia,” jelas Irawan dan berharap ujian dapat
berjalan lancar.
Sementara itu UNBK
MAN 2 Pekanbaru diikuti oleh 307 peserta, terdiri dari 121 orang siswa laki-
laki dan 186 orang siswa perempuan jurusan IPA dan IPS. “Kita menggunakan 102
unit komputer, dengan ujian dibagi menjadi 3 sesi setiap harinya. Alhamdulilla
sesi pertama sudah kita lewati dan berjalan lancar,” jelas Kepala MAN 2
Pekanbaru, Norerlinda M Pd didampingi Panitia UNBK Mery Novikawati M Pd.
Pelaksanaan UNBK
Tahun 2018/2019 diakui oleh siswa Kelas XII MAN 2 Pekanbaru cukup praktis dan
mudah. “Alhamdulillah tadi pada sesi pertama ujian bisa terlewati dengan baik,
soal- soal yang dihadapi bisa diselesaikan dengan baik,” ucap Farhan Lendrian.
“UNBK tadi tidak
terlalu berat, karena kita sudah mengikuti simulasi sebelumnya. Soal- soalnya telah
tergambar pada saat simulasi, jadi semua bisa kita selesaikan dengan baik,”
tambah Cindy Adria yang juga merupakan peserta UNBK MAN 2 Pekanbaru. (mus/ady)