0 menit baca 0 %

Kakanwil: Tingkatkan Pemahaman Umat Tentang Pentingnya Berzakat

Ringkasan: Pekanbaru (Humas)- Potensi Umat Islam dalam berzakat sebenarnya sangat besar, namun sampai saat ini masih belum diberdayakan sehingga belum bisa memberdayakan umat. Mengentaskan mereka dari kemiskinan dan meningkatkan derajat mereka. Maka para ulama, dai, penyuluh, amil, pengelola zakatlah yang diha...
Pekanbaru (Humas)- Potensi Umat Islam dalam berzakat sebenarnya sangat besar, namun sampai saat ini masih belum diberdayakan sehingga belum bisa memberdayakan umat. Mengentaskan mereka dari kemiskinan dan meningkatkan derajat mereka. Maka para ulama, dai, penyuluh, amil, pengelola zakatlah yang diharapkan perannya untuk memberikan pemahaman dan penyadaran tentang pentingnya zakat. Demikian sambutan pengarahan Kakanwil Kemenag. Prov. Riau Drs. H. Tarmizi Tohor, MA dalam acara Orientasi Tata Kelola Zakat Produktif Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau di Hotel Mutiara Merdeka, Jum’at (13/7). “Itulah sebabnya kita hendaknya berupaya untuk menyadarkan mereka yang mampu (muzakki) baik yang sudah eksis maupun potensial untuk berzakat dengan memberikan pemahaman yang komprehensif tentang zakat. Bukannya mereka enggan berzakat, tetapi masih rendahnya pemahaman mereka tentang urgensi zakat tersebut. Di samping itu sampai saat ini kepercayaan masyarakat terhadap Badan Amil Zakat, Lembaga Amil Zalat, dan Unit Pengumpul Zakat sangat rendah. Ditambah lagi profesionalitas pengelolanya harus lebih ditingkatkan dan penguasaan IT menjadi keniscayaan”, paparnya. Dalam kesempatan itu juga ditekankan pentingnya koordinasi antara berbagai pihak bukan saja dari Amil tetapi juga Pemerintah, swasta, dan masyarakat itu sendiri. Sebab dalam pengelolaan zakat itu meliputi pengumpulan, pengelolaan dan pendistribusian itu sendiri. “Kini kita masih belum mampu memberdayakan seorang mustahiq untuk menjadi muzakki. Masih saja seorang muzakki itu meminta zakat setiap tahun. Ini menunjukkan bahwa zakat tersebut belum berdaya”, tambahnya. (as)