0 menit baca 0 %

Kakanwil : Tingkatkan Kualitas KUA dan Penghulu melalui Ajang Kompetisi MQK dan Karya Tulis Ilmiah

Ringkasan: Pekanbaru (Inmas) – Musabaqah Qiraatul Kutub dan Lomba Karya Tulis Ilmiah bagi Kepala KUA dan Penghulu Tingkat Provinsi Riau digelar di Hotel Alpha Jl. H Imam munandar, Pekanbaru dari tanggal 11 s/d 13 Mei 2015. Kegiatan ini diikuti oleh para peserta yang sudah menjadi juara di tingkat Kab/ Ko...

Pekanbaru (Inmas) – Musabaqah Qiraatul Kutub dan Lomba Karya Tulis Ilmiah bagi Kepala KUA dan Penghulu Tingkat Provinsi Riau digelar di Hotel Alpha Jl. H Imam munandar, Pekanbaru dari tanggal 11 s/d 13 Mei 2015. Kegiatan ini diikuti oleh para peserta yang sudah menjadi juara di tingkat Kab/ Kota.

Dalam laporannya Kepala Bidang Agama Islam Kanwil Riau Drs. H. Asmuni MA selaku penanggung jawab kegiatan ini menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh panitia pelaksana dan peserta yang sudah ikut berpartisipasi dalam suskesnya acara ini. Selain itu kami sebagai ketua pelaksana kegiatan mohon maaf jika dalam pelaksanaan kegiatan ini masih terdapat kejanggalan dan kekurangan dalam pelayanan, penilaian lomba ataupun dari segi konsumsi , ungkapnya.

Lebih lanjut beliau mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk mendorong dan meningkatkan kepedulian dan kecintaan para kepala KUA dan penghulu pada kitab yang menggunakan bahasa Arab yang juga bersumber dari Alquran, serta meningkatkan kemampuan Kepala KUA dan penghulu dalam melakukan pengkajian dan pendalaman ilmu-ilmu keIslaman sekaligus meningkatkan wawasan dan motivasi.

“Mari kita tingkatkan kompetensi dan tanggung jawab dalam bekerja dan berkarya, karena hal itu akan menggiring kita menjadi insan yang kompeten dan punya kredibilitas dalam tugas,” tegasnya. MQK tingkat provinsi ini digelar sebagai upaya mempersiapkan para penghulu dan KUA untuk mengikuti ajang kompetisi tingkat Nasional. Insyaallah kita akan lebih memaksimalkan kemampuan dan persiapan untuk menghadapi lomba MQK tingkat nasional pada tanggal 3-4 Juni mendatang di Bandung, terangnya.

Sementara itu Kakanwil provinsi Riau dalam arahannya menuturkan bahwa Lomba membaca dan mengkaji kitab kuning dan karya tulis ilmiah ini sebagai wadah dalam upaya meningkatkan kemahiran para penghulu dan KUA dalam membaca, menelaaah dan menyampaikan makna dari kitab kuning. Dikarenakan banyak ilmu keagamaan yang dapat diserap dan digunakan sebagai sumber rujukan untuk berbagai disiplin ilmu. Misalnya saja tentang Muamalah, pernikahan dan segala problematikanya, dan sebagainya.

“Kelemahan kita selama ini sering belum siap setiap kali dihadapkan dengan perlombaan kitab kuning pada tingkat nasional, karena kemampuan kita masih banyak memiliki kekurangan dibanding dengan peserta dari daerah lainnya, “ucapnya. Oleh karena itu Kemenag Provinsi Riau berharap melalui kompetisi ini para Kepala KUA dan penghulu memiliki kefashihan membaca kitab dengan benar dan baik serta bisa menelaah kandungan bahasa maupun maknanya secara mendalam, sehingga penghulu dan KUA benar-benar memahami arti ayat dan kalimat dalam kitab kuning tersebut, ucapnya lagi.

Menurutnya hal ini sangat perlu dilakukan, karena para penghulu dan KUA yang notabene selalu berhubungan langsung dalam fungsi pelayanan nikah di masyarakat. Ditambah lagi dengan adanya sorotan tajam pada KUA atas gratifikasi beberapa waktu ini, sangat perlu kita berbenah diri dalam upaya meningkatkan pelayanan pada masyarakat. Pun mampu menjadi ujung tombak sebagai pelayan umat dilingkungan kementerian Agama.

“Terkait dengan hal itu alhamdulillah pencairan dana Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) sudah dimulai sekarang ini sebagaimana diatur dalam PP No 48 Tahun 2014, PMA No 24 Tahun 2014 tentang Pengelolaan dan Penerimaan Negara Bukan Pajak atas Biaya Nikah dan Rujuk Di Luar Kantor Urusan Agama Kecamatan,” imbuhnya

Ditambahkannya bahwa Kemenag akan berjuang secara optimal agar ada standart khusus terhadap pelayanan nikah bagi KUA dan penghulu. “Untuk itu diharapkan kepada kita semua agar dapat melaksanakan 5 Budaya kerja Kementerian Agama itu ke dalam tugas pada satker dan unit masing-masing,” tegasnya.

Untuk diketahui keluar sebagai terbaik I Lomba MQK H fahrudi rasyid Sag utusan Kab Inhil, disusul oleh Husnul Hadi utusan Kota Dumai sebagai terbaik II, dan terbaik III Zulfahri S Ag utusan Kota Pekanbaru. Sementara itu untuk pemenang lomba Karya Tulis Ilmiah terbaik I diraih oleh Fahmi Wahyu Shi utusan Kota pekanbaru, terbaik II atas nama Mendra Irwanto Mhi dari Kab Kampar serta terbaik III atas nama Riki setiawan Shi masih diraih utusan Kab Kampar. (vera)