Riau (Inmas) - Sudah menjadi kewajiban setiap
penentuan 1 Ramadhan, Kementerian Agama melaksanakan Hisab Rukyat diberbagai
daerah yang berpotensi untuk melihat hilal. Pada Tahun 2017 M atau 1438 H,
Kementerian Agama Prov. Riau melaksanakan Hisab Rukyat di Km 27 Keluharan Minas
Jaya, Kabupaten Siak. Peneropongan hilal ini disaksikan langsung oleh Ka.Kanwil
Kemenag Prov. Riau, Drs. H. Ahmad Supardi, MA, didampingi oleh Kabag Tata
Usaha, Drs. H. Mahyudin, MA, dan Kabid Urais dan Binsyar, Drs. H. Irhas beserta
kasi dan pegawai Bidang Urais yang memiliki tupoksi dalam penentuan ini.
"Saya memang sengaja melakukan peneropongan
hilal ini disini, karena membandingkan berbagai tempat seperti tahun sebelumnya
kita melakukan hisab rukyat langsung di tepi pantai yaitu Pulau Rupat, Kab.
Bengkalis. Maka pada tahun ini, sesuai dengan amatan saya pada tahun sebelumnya
mengenai kecerahan langit bahwa tempat ini bisa dijadikan tempat untuk
meneropong hilal. Mudah-mudahan sampai waktunya nanti kita dapat melihat hilal
seperti yang kita inginkan," jelas Irhas, Kabid Urais dan Binsyar.
Beliau juga menjelaskan bahwa diperkirakan hilal
akan terlihat pada pukul 18.15 wib, berdasarkan aplikasi Al – Falakiyah dengan letak
lintang 00° 30’ 00” dan Bujur 101° 28’ 00”, waktu Ijtima tanggal 26 Mei 2017
pukul 02:45:54.
Pada beberapa saat setelah waktu peneropongan
hilal telah berlangsung, ternyata hilal tidak terlihat tetapi dengan adanya 2
cara penentuan 1 Ramadhan yaitu melihat Rukyat Hilal dan hisab atau menghitung.
Sesuai dengan penjelasan Ahmad Supardi bahwa walaupun
saat ini hilal tidak terlihat, masih ada metode hisab atau perhitungan yang
tadi bisa kita lihat sudah dipastikan besok itu mulai 1 Ramadhan 1438H. Pada
pemberitaan nasional pun sudah dapat dilihat ada beberapa daerah di Indonesia
ini yang terlihat hilalnya yaitu NTT, Jawa Timur, dan Kepulauan Seribu.
“Maka dari itu dengan penetapan ini, saya mengucapkan
mohon maaf lahir batin kepada seluruh masyarakat Riau. Saya berharap kepada
seluruh umat Islam dapat melaksanakan ibadah puasa dengan baik dan yang tidak
kalah pentingnya yaitu usahakanlah untuk mengkhatam Al Quran selama sebulan
penuh di Bulan Ramadhan 1438 H. Hal ini juga penting bagi pegawai Kementerian
Agama untuk menjadi panutan masyarakat dengan mengisi Bulan Ramadhan ini dengan
membaca Al Quran, “ harap dan tutup Ahmad Supardi pada kesempatan wawancara ini.
(nvm/adi)