0 menit baca 0 %

Kakanwil: Sertifikasi Guru PAI Paling Besar

Ringkasan: Riau (Inmas) - Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Kanwil Kemenag Prov. Riau taja Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) Tingkat Sekolah Dasar Provinsi Riau TA 2017 selama 4 hari dari tanggal 22 s/d 25 Mei 2017 di Hotel Stefani-Pekanbaru.

Riau (Inmas) - Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Kanwil Kemenag Prov. Riau taja Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) Tingkat Sekolah Dasar Provinsi Riau TA 2017 selama 4 hari dari tanggal 22 s/d 25 Mei 2017 di Hotel Stefani-Pekanbaru. Kegiatan ini diikuti oleh 75 peserta yang merupakan guru agama Islam pada Sekolah Dasar yang ada di Kab/kota se-Provinsi Riau.

Membuka secara resmi sekaligus pengarahan, Ka.Kanwil Kemenag Prov. Riau, Drs. H. Ahmad Supardi, MA, mengungkapkan rasa hormat dan bangganya terhadap guru-guru Agama Islam pada sekolah dasar yang sudah berdedikasi tinggi memberikan pengajaran mengenai agama Islam kepada murid sekolah dasar, dimana kurikulum sekolah dasar lebih banyak menitikberatkan pada pengetahuan umum sedangkan untuk pengetahuan agama sedikit.

"Guru agama Islam pada sekolah dasar biasanya mereka harus menyiasati jam pelajaran mereka untuk memenuhi kebutuhan para siswa akan pelajaran agama Islam. Profesi guru merupakan profesi yang sangat penting apalagi guru Agama Islam yang merupakan pemegang amanat Kementerian Agama dalam hal peningkatan mutu umat yaitu kecerdasan bangsa," pukas Ahmad Supardi.

Beliau juga melanjutkan pengarahan dengan menjelaskan tanggung jawab Kementerian Agama dalam hal pendidikan yang merupakan salah satu poin pada misi Kementerian Agama yaitu pendidikan umum berciri khas agama yang dinamakan madrasah dimana seluruh proses, aktivitas, kurikulum dan perangkat bahkan sampai pada siswa/siswi merupakan tanggung jawab penuh Kementerian Agama.

"Tanggung jawab selanjutnya yaitu pendidikan agama dan keagamaan Islam seperti pondok pesantren, MDTA, dan MDTU, kemudian yang terakhir yaitu pendidikan agama pada satuan sekolah umum seperti guru agama Islam pada sekolah-sekolah umum. Dunia pendidikan Agama dan Keagamaan Islam dan agama yang lainnya menjadi program kerja yang paling utama di Kementerian Agama, maka sekitar 80?ri keseluruhan anggaran di Kementerian Agama dialokasikan untuk pendidikan agama dan keagamaan," jelas Bapak 3 orang ini.

Guru Agama Islam pada sekolah umum, lanjutnya, menjadi perhatian yang paling penting karena guru PAI mempunyai tugas berat dalam menanamkan pendidikan agama dengan jumlah jam pelajaran yang sangat terbatas kepada siswa/siswi. 

"Saya berharap guru PAI tidak perlu merasa dianaktirikan karena dari segi anggaran sertifikasi guru PAI lebih tinggi dari sertifikasi guru madrasah. Hal ini saya bisa jamin dan bapak ibu bisa langsung mengeceknya pada anggaran Bidang Pakis Kanwil Kemenag Riau. Bahkan pembayaran guru PAI selalu diutamakan dibandingkan dengan yang lain. Maka dari itu bapak ibu sekalian, berikanlah yang terbaik dan maksimal bagi pendidikan agama Islam untuk siswa/siswi yang ada di sekolah dasar agar kebutuhan spiritual para siswa/siswi tersebut terpenuhi dengan baik," harap Ahmad Supardi sebagai penutup pengarahannya.

Kegiatan fullboard yang berlangsung selama 4 hari ini mengundang narasumber terpilih dengan materi padat yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan intelektual dan spiritual para peserta sehingga peserta dapat mengembangkan wawasannya untuk memberikan pengajaran terbaik kepada para siswa/siswi sekolah dasar. (nvm/belen) 



Â