0 menit baca 0 %

Kakanwil Sampaikan Materi Kebijakan Penyusunan Anggaran Kementerian Agama

Ringkasan: Bengkalis (Inmas) Kepala Kantor Kementerian Agama Bengkalis Drs H Jumari didampingi Kepala Subbag Tata Usaha Dr H Carles SAg MA membuka secara resmi kegiatan Rapat Kerja (Raker) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis Tahun 2019, pada Jum at (03/05/2019).

Bengkalis (Inmas) – Kepala Kantor Kementerian Agama Bengkalis Drs H Jumari didampingi Kepala Subbag Tata Usaha Dr H Carles SAg MA membuka secara resmi kegiatan Rapat Kerja (Raker) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis Tahun 2019, pada Jum’at (03/05/2019). Kegiatan tersebut dalam rangka mengevaluasi pelaksanaan program dan anggaran tahun lalu yang sudah berjalan maupun persiapan untuk melaksanakan program tahun 2019.

 

Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Riau Drs H Mahyudin MA hadir sebagai salah satu pemateri dalam kegiatan yang digelar di aula lantai 2 Kantor Kemenag Bengkalis ini. Kegiatan tersebut diikuti oleh 30 orang peserta utusan dari staf Subbag Tata Usaha, Kepala Seksi dan Penyelenggara, Pembimas Kristen, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan, Kepala Madrasah Negeri dan Pengawas di lingkungan Kantor Kemenag Bengkalis.

 

Dalam pembahasannya Kakanwil menyampaikan 6 sasaran strategi Kementerian Agama tahun 2019 yaitu :

1.         Peningkatan kualitas kehidupan umat beragama,

2.         Harmonisasi sosial dan kerukunan umat beragama,

3.         Kualitas pelayanan keagamaan,

4.         Akses layanan pendidikan,

5.         Mutu pendidikan agama dan keagamaan, dan

6.         Kualitas tata kelola pembangunan bidang agama.

 

Lebih lanjut H Mahyudin menyampaikan 12 program Kemenag berdasarkan KMA nomor 806 tahun 2017 tentang Renstra Kementerian Agama tahun 2015-2019, yaitu:

  1. Program dukungan manajemen dan pelaksanaan tugas teknis lainnya,
  2. Program kerukunan umat beragama,
  3. Program pengawasan dan peningkatan akuntabilitas aparatur Kemenag,
  4. Program penelitian pengembangan dan pendidikan pelatihan,
  5. Program pendidikan Islam,
  6. Program penyelenggaraan haji dan umroh,
  7. Program bimbingan masyarakat Islam,
  8. Progrma bimbingan masyarakat Kristen,
  9. Progrma bimbingan masyarakat Katholik,
  10. Progrma bimbingan masyarakat Hindu,
  11. Progrma bimbingan masyarakat Budha, dan
  12. Progrma penyelenggaraan jaminan produk halal.

 

Selain itu Kakanwil juga menginginkan pelaksanaan anggaran tahun 2019 bisa lebih optimal, serapan anggaran harus sesuai target dan tepat sasaran serta tepat guna, dengan peruntukan dan peraturan yang berlaku sehingga benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat maupun bagi institusi Kemenag sendiri. Selanjutnya beliau juga mengingatkan pada seluruh peserta raker untuk terus mengidentifikasi peluang dan tantangan tahun 2019 ini, guna menempuh langkah dan solusi yang tepat dalam upaya meningkatkan kinerja sesuai dengan tiga mantra yang dicetuskan Menteri Agama pada Rakernas yang lalu.

 

Kakanwil juga berpesan agar menjadikan forum rapat kerja ini sebagai wadah untuk evaluasi menyeluruh terhadap kinerja organisasi. Tiga mantra yang dicetuskan Menteri Agama itu harus menjadi  pegangan dan ruh bagi setiap aparatur Kemenag. Pertama, moderasi beragama dimana aparatur Kemenag diminta untuk memahami keberagaman pemahaman agama sehingga tidak menjadi ekstrim. Kedua, kebersamaan yang akan selalu menjadi kunci dan kekuatan untuk selalu menjaga kedamaian, dan ketiga, sadar data artinya dalam rangka meningkatkan kualitas layanan data menjadi sangat urgen. (tfk)