0 menit baca 0 %

Kakanwil : Program Kerja Kemenag Harus Dikunci dengan 5 Budaya Kerja

Ringkasan: Pekanbaru (Inmas) – Selasa (26/05) pagi, Rapat Kerja di lingkungan Kemenag Provinsi Riau dilaksanakan di Hotel Grand Hawai, Jl. Gatot Subroto, Pekanbaru dan dibuka secara resmi oleh Kepala Kanwil Kemenag Riau. Raker ini dilaksanakan selama 4 hari dari tanggal 26-29 Mei 2015.

Pekanbaru (Inmas) – Selasa (26/05) pagi, Rapat Kerja di lingkungan Kemenag Provinsi Riau dilaksanakan di Hotel Grand Hawai, Jl. Gatot Subroto, Pekanbaru dan dibuka secara resmi oleh Kepala Kanwil Kemenag Riau. Raker ini dilaksanakan selama 4 hari dari tanggal 26-29 Mei 2015.

Kegiatan yang  mengangkat tema “Menegakkan Integritas, Profesionalitas, Inovasi, Tanggung Jawab, dan Keteladanan sebagai Budaya kerja Kemenag” ini diikuti oleh 180 orang pejabat strukrural dan fungsional pada Kanwil Kemenag Riau, terdiri dari para Kabid, para Kakankemenag kab/kota, para Kasubbag, Kasi, dan Kepala Madrasah di lingkungan Kemenag Kanwil Riau dan 1 orang peserta dari UIN Susqa Riau.

Bahwa di era reformasi birokrasi hari ini, dalam melakukan berbagai kegiatan seluruh jajaran Kementerian Agama secara kelembagaan harus dapat memahami dan melaksanakan tiga tugas dan fungsi sebagai aparatur Sipil Negara secara umum diantaranya : Pertama, Membuat program dan menyusun perencanaan. Satker dikatakan bagus jika memiliki program yang jelas dan raker ini adalah salah satu wadah untuk merealisasikan hal tersebut. Kedua, Melaksanakan program yang telah dibuat. Hal ini sangat penting karena jika program hanya berbentuk bundelan kertas tanpa ada realisasi tidak akan bernilai apa-apa. Ketiga, Membuat laporan dan mengevaluasi segala bentuk program dan kegiatan yang sudah dibuat dan dilaksanakan. Artinya dengan ke tiga point tersebut kita dapat melaksanakan setiap kebijakan yang dikeluarkan pemerintah sesuai dengan target dan sasaran kinerja pegawai yang kesemuanya itu mengarah pada profesionalitas dan sinergitas seluruh ASN pada Kementerian Agama. Hal itu disampaikan oleh Drs H Tarmizi Tohor mengawali sambutannya pada pembukaan raker jajaran pejabat Kankemenag Riau.

Terkait dengan hal itu Tarmizi juga mengingatkan pentingnya 5 nilai-nilai budaya kerja dalam Kementerian Agama yang harus menjadi dasar seluruh aktifitas dan kinerja ASN Kementerian Agama, sehingga melekat pada setiap sanubari dan menjadi sebuah budaya dalam bekerja bagi pegawai di Kemenag. Ke-5 budaya kerja yang dicanangkan Menag RI sejak tahun lalu ini harus melandasi etos kerja pegawai tersebut dalam rutinitas pekerjaannya yang meliputi integritas, profesionalitas, inovasi, tanggung jawab dan keteladanan. Dengan nilai-nilai itu akan mampu merevitalisasi mental dan semangat pengabdian bagi pegawai di Kanwil Kemenag Riau guna meningkatkan kinerja dan citra yang baik bagi Kemenag dimasa datang.

“Semuanya itu tidak lain untuk kemajuan dan peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat, meliputi pelayanan keagamaan, pelayanan kerukunan umat bergama, pelayanan pendidikan agama dan keagamaan dan pelayanan ibadah haji”, pungkasnya.

Dikatakannya lagi bahwa baru baru ini Kementerian Agama mendapatkan apresiasi yang sangat baik menurut Lembaga Survey Indonesia (LSI). Kemenag berada pada urutan kedua dari seluruh Menteri Kabinet Kerja dalam konteks kinerja sebagai Menteri yang paling memenuhi harapan masyarakat dalam pembangunan manusia dalam kebudayaan. Diharapkan hal ini dapat memacu semangat kerja ASN pada satker dan unit kerja masing-masing, tambahnya.

Pada kesempatan yang sama Kasubbag Perencanaan dan keuangan Drs H Anasri MPd, selaku Ketua panitia Raker dalam laporannya menyampaikan tujuan raker ini adalah untuk melaksanakan evaluasi secara sederhana terhadap pelaksanaan anggaran 2015 guna mengetahui capaian kinerja sekaligus hambatan- hambatan yang dihadapi kedepan, Menyusun langkah strategis terhadap pelaksanaan kegiatan tahun 2015 yang efektifnya hanya tinggal tujuh bulan lagi, menyusun program prioritas pembangunan bidang agama dan kegamaan untuk Tahun 2016, serta menyusun rancangan anggaran untuk tahun 2016.

Dengan diadakannya raker ini diharapkan bisa melakukan evaluasi terhadap program tahun lalu dan untuk memantapkan target program tahun ini serta merencanakan program kedepan. “ Yang harus segera dilakukan adalah melaksanakan penyusunan rencana program 2016 mendatang”, imbuhnya.

Sebagai informasi, pada akhir acara raker diberikan penghargaan (apresiasi) dua kategori satker terbaik di bidang Pengelola Adminstrasi Anggaran dan Barang Milik Negara ( BMN). Yang mana untuk kategori satker Kankemenag. Terbaik I diraih oleh Kemenag Inhil, terbaik II diraih Kemenag Siak, dan terbaik III diraih oleh Kemenag Kuansing. Sementara itu untuk kategori Madrasah, terbaik I diraih oleh Min merangin Kab Kampar, terbaik II diraih oleh Mtsn Dumai Kota Dumai, dan disusul oleh Mtsn Bukit Batu kabupaten Bengkalis sebagai terbaik III. (vera)