Kakanwil: Neraca Anggaran Ketat, Tak Kurangi Percepatan Program
Ringkasan:
Pekanbaru, 17/5 (Humas)- Meskipun neraca anggaran yang diperuntukkan kepada Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau semakin ketat dan cermat, namun upaya percepatan pembangunan agama dan keagamaan tidak akan berkurang, demikian ungkap Kakanwil Kemenag Riau Drs.
Pekanbaru, 17/5 (Humas)- Meskipun neraca anggaran yang diperuntukkan kepada Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau semakin ketat dan cermat, namun upaya percepatan pembangunan agama dan keagamaan tidak akan berkurang, demikian ungkap Kakanwil Kemenag Riau Drs. H. Asyari Nur, SH MM di hadapan para pegawai ketika menjadi pembina upacara mingguan di halaman Kanwil Kemenag Riau, Senin pagi (17/5).
"Meskipun penggunaan dan pertanggungjawaban anggaran semakin cermat dan ketat, dan terjadi kelambatan dalam pencairannya, namun yang paling penting dapat dipertangungjawabkan dengan selamat. Idealnya memang cepat diperoleh dan disalurkan segera sesuai dengan program yang telah direncanakan, baik terhadap madrasah maupun pihak-pihak lain yang berhak menerimanya", tutur Kakanwil.
Menyinggung beredarnya surat kaleng yang mengatasnamakan Kakanwil Kemenag Riau, diingatkan agar selalu waspada dan mengkonfirmasi kebenarannya. "Bagi pegawai-pegawai yang keluarga dan kenalannya apabila menerima surat semacam itu, untuk segera mengklarifikasikan kebenarannya dengan keluarga atau kerabat yang bekerja di Kementerian Agama. Sebab surat kaleng dan asal-usulnya sudah diketahui keberadaan dan siapa yang membuatnya", tambah Asyari Nur.
Dalam amanatnya juga disinggung mengenai kerjasama yang dilakukan Bidang Penamas dengan PTPN V dalam penyelenggaraan dakwah dan pelatihan dai/penyuluh agama. Agar kemitraan tersebut benar-benar dirasakan manfaatnya dan jangan menimbulkan akibat-akibat yang tidak diinginkan di kemudian hari. Patut juga menjadi kebanggaan dengan diundangnya Kakanwil Kemenag Riau dalam acara berskala Internasional yang ditaja oleh UNICEF. "Kita patut bersyukur karena Kakanwil Kemenag Riau adalah satu-satunya diantara Kakanwil di Indonesia yang diundang, tentunya data-data mengenai pembangunan di bidang pendidikan agama harus kita siapkan sebaik mungkin," ujarnya.
Dalam kaitan itu (masalah kelengkapan data dan penyusuan renstra pembangunan), Kakanwil mengingatkan agar pihak-pihak yang diberi tugas untuk menyelesaikannya agar menindaklanjuti segera dalam bererapa hari ini. "Perlu kerjasama dan pembagian tugas, karena kita tidak bisa kerja sendiri-sendiri menyelesaikannya". (as).